SuaraJatim.id - Bagi masyarakat Tionghoa, Festival Pertengahan Musim Gugur (mid-autumn) diyakini adalah saat yang tepat untuk merayakan panen dan mengucap syukur bagi banyak keluarga.
Festival ini biasanya dirayakan pada hari ke-15 bulan ke-8 pada penanggalan Imlek, dan bertepatan dengan pergantian musim panas ke musim gugur. Festival ini dapat pula menjadi momentum untuk merenungkan apa yang telah kita raih dan mulai menutup tahun untuk menyambut musim liburan yang akan segera datang.
Setiap tahunnya, sebagai festival penting terbesar kedua setelah Tahun Baru Imlek, komunitas Tionghoa di Surabaya merayakan festival ini dengan pertukaran kue bulan (mooncake) yang lezat.
Mooncake juga kerap dijadikan sebagai hadiah istimewa dan dikirim ke teman, kolega, serta keluarga. Mooncake juga dapat dinikmati pada saat pertemuan keluarga dan makan malam menjelang ataupun pada saat minggu festival.
Untuk menjaga tradisi perayaan festival ini tetap hidup, banyak orang tua mencari mooncake dan lentera untuk menginspirasi anak-anak mereka agar belajar tentang perayaan budaya.
Taste of Nostalgia – di tengah maraknya variasi kue bulan modern dengan rasa fushion, Xiang Fu Hai di Vasa Hotel Surabaya mempertahankan resep tradisional untuk perayaan tahun ini. Menghadirkan varian yang sempat terlupakan, Shanghai Mooncake, rasa yang membawa kita kembali ke masa kecil, tentunya dengan banyak peningkatan.
Shanghai Mooncake ini juga mirip dengan karakteristik kue-kue Perancis dengan kulit yang berlapis, tekstur renyah dan kaya rasa, menjadikannya salah satu varian mooncake yang lebih halus.
Selain itu, Xiang Fu Hai juga tetap menghadirkan varian rasa mooncake klasik yang legendaris seperti White Lotus, Red Lotus, Assorted Nuts, dan Yolk yang tetap menjadi favorit keluarga, walaupun kehadiran rasa kontemporer seperti Red Bean, Pandan, dan Green Tea juga tersedia dalam varian baked dan snow-skin.
Sebagai ciri khas, cicipi pula mooncake lezat yang dibuat dari 100 persen durian Musang King pada varian snow-skin dan rasakan sensasi manis, pahit, dan mentega yang dipadu dengan durian segar.
Kulit snow-skin yang lembut dan kenyal serta isian dengan tekstur krim menjadikan Signature Mooncake Musang King Durian ini menjadi pilihan yang sempurna untuk merayakan Festival Mid-autumn.
Setiap gigitan dari mooncake Xiang Fu Hai, Vasa Hotel Surabaya menawarkan kelezatan mooncake yang lebih sehat dengan kandungan rendah gula yang hanya 25 persen lebih rendah dibandingkan yang ada dipasaran. Ditambah, minyak yang digunakan adalah minyak kacang murni yang jauh lebih rendah lemak jenuh daripada minyak sawit yang biasa dipakai.
Hasilnya adalah mooncake yang sehat tanpa mengurangi kualitas rasa dengan kandungan rendah gula dan rendah kalori. Setiap varian disajikan dengan sepenuh hati oleh Chef Loong dari Xiang Fu Hai yang mengedepankan bahan-bahan pilihan terbaik untuk memastikan setiap gigitan menjadi suguhan yang tak pernah lekang sepanjang masa.
Dikemas dengan elegan dalam tampilan kontemporer yang youthfull, Vasa Gift Box didesain dengan 2 warna branding yang dominan, yaitu Goldfish Orange dan Warm Tungsten, yang selaras dengan sketsa tradisional Tiongkok yang menggambarkan semangat untuk menyambut festival ini.
Gift Box ini berisi pilihan kue bulan buatan tangan dengan pilihan isi 4 atau 8 buah pada setiap box-nya. Pengunjung setia Vasa Hotel Surabaya dapat menikmati mooncake premium ini dengan inovasi terbaru yang menghadirkan berbagai jenis pililihan dan rasa.
Karena Mooncake ini hanya akan dibuat segera setalah mendapat pesanan dan pembuatan dengan tangan tanpa campuran bahan pengawet, untuk menjaga kualitas dari rasa yang disajikan, varian Baked dan Shanghai Mooncake dapat dikonsumsi dalam waktu 5 hari sedangkan varian Snow-skin Mooncake dapat dikonsumsi dalam waktu 3 hari.
Berita Terkait
-
Kalah Dengan Jadwal Sinetron, Ribuan Bonek Bakal Geruduk Kantor TV Swasta Pemilik Hak Siar BRI Liga 1
-
Bos Persebaya Surabaya Soroti Jam Kick Off Liga 1, Sebut Lupakan Calon Penggemar
-
Kuota Bagi 1.250 Masyarakat Umum yang Ikut Upacara HUT RI di Grahadi Penuh, Undangan Dikirim ke Alamat Masing-masing
-
3 Alumni SMAN 7 Surabaya Jadi Tersangka Penganiayaan 3 Siswa SMK Dr Soetomo
-
Persebaya Kalah dari Bhayangkara FC, Aji Santoso: Permainan Bagus Jadi Sia-sia
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru