Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah 3 pelajar SMA Dr Soetomo Surabaya dan orang tuanya melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan alumni SMA 7. Ketiganya menerima pukulan, disundut rokok sampai kepala dilempar paving.
Dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, ketiga alumni yang ditangkap merupakan lulusan 2022 dan berjenis kelamin laki-laki. Mereka adalah ARM (18) warga Tambaksari, EAF (18) warga Bubutan, dan DAK (18) warga asal Tambaksari.
4. Beredar biaya partisipasi agustusan mahal di Babat Lamongan
Beredar biaya surat permohonan biaya partisipasi pelaksanaan agustusan atau HUT ke-77 RI kepada pengusaha dan pedagang di Kecamatan Babat Lamongan.
Para pedagang ini mengeluhkan besarnya biaya sumbangan tersebut yang nilainya mencapai Rp 1 juta. Surat bahkan viral di media sosial sehingga menjadi sorotan warganet.
Setelah viral Camat Babat segera memberikan penjelasan terkait besaran tarif tersebut. Dijelaskan Camat Babat Johny Indrianto, penentuan tarif tersebut sudah berdasarkan hasil rapat panitia HUT ke-77 RI Tahun 2022 Kecamatan Babat.
Dalam rapat tersebut dibahas tentang program kegiatan dan biaya pelaksanaannya. Selain itu, di surat itu juga tertulis bahwa panitia akan menyelenggarakan kegiatan upacara, gerak jalan, beberapa perlombaan seperti volly, catur, sepakbola, pentas seni dan sejumlah hiburan lainnya.
5. Keluarga juragan rongsokan Sidoarjo surati Setneg
Keluarga Sabar (37), juragan rongsokan di Sidoarjo yang tewas ditembak sampai sekarang masih belum puas dengan hasil penyelidikan polisi.
Baca Juga: Mbak Rara Singgung Karma Dan Roy Suryo Setelah Pesulap Merah Ungkap Trik Pawang Hujan
Sebab hingga 40 hari pasca-penembakan, polisi baru menangkap pelaku atau eksekutor penembakan saja. Padahal, diduga pembunuhan tersebut sudah direncanakan.
Keluarga Sabar warga Desa Tenggulunan Kecamatan Candi Kabupaten Pasuruan itu menduga otak pelaku penembakan sampai sekarang masih berkeliaran.
Sebelumnya, polisi Sidoarjo menangkap Joko yang diduga sebagai eksekutor atau penembak Sabar di bawah jembatan layang Tenggulunan Candi. Akibatnya, korban mengalami luka tembak di dada, leher dan tangan, hingga meninggal dunia saat perawatan di IGD RSUD Sidoarjo.
Berita Terkait
-
Mbak Rara Singgung Karma Dan Roy Suryo Setelah Pesulap Merah Ungkap Trik Pawang Hujan
-
Ahmad Dhani Berencana Nyaleg Lagi di Pemilu 2024 di Dapil Surabaya
-
Heboh, Bongkar Modus Dukun Berkedok Ustaz Hingga Kiai, Buya Yahya: Permainan Wali-wali Palsu
-
Berani Bongkar Rahasia Perdukunan, Alasan Marcel Radhival Bikin Merinding: Takut Sama Allah
-
Pesulap Merah Bongkar Trik Pawang Hujan, Mbak Rara Ingatkan Soal Karma
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum