SuaraJatim.id - Inggris akan meluncurkan vaksin booster Moderna yang khusus menangkal penyebaran Covid-19 varian Omicron, dalam waktu dekat ini.
Badan Pengatur Produk Obat-obatan dan Kesehatan Inggris memberi lampu hijau untuk penggunaan vaksin yang diperbarui dari Moderna sebagai suntikan booster.
Para ilmuwan mengatakan vaksin tersebut akan meningkatkan kekebalan, karena separuh vaksin menargetkan jenis virus corona asli dan separuh lainnya menargetkan Omicron.
"Meskipun tidak sama persis dengan varian saat ini, vaksin baru ini cukup dekat untuk memberikan respons kekebalan yang jauh lebih tinggi," kata pihak Moderna seperti diberitakan Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com, Selasa (16/8/2022).
MHRA mengatakan bahwa uji klinis menunjukkan peningkatan dengan vaksin Moderna bivalen memicu respons imun yang kuat terhadap BA.4 dan BA.5 serta terhadap BA.1 dan galur aslinya.
NHS sekarang akan menggunakannya untuk peluncuran booster musim gugur, yang akan dimulai hanya dalam waktu dua minggu.
Semua, baik yang berumur 50 tahun keatasdan kelompok berisiko tinggi, sengan total 26 juta orang, akan ditawari top-up menjelang musim dingin.
Suntikan khusus Omicron akan diberikan sebagai standar, dengan regulator juga meninjau versi baru vaksin Pfizer, sementara yang asli tersedia sebagai cadangan.
Sekretaris Kesehatan, Steve Barclay mengatakan, bahwa Vaksin tetap menjadi pertahanan terbaik dalam melawan Covid-19. "Vaksin yang aman serta efektif ini akan memperluas kekebalan dan berpotensi meningkatkan perlindungan terhadap varian saat kita belajar untuk hidup dengan virus ini," katanya.
Baca Juga: Inggris Jadi Negara Pertama yang Setujui Vaksin Kombinasi untuk Varian Omicron
Dr Mary Ramsay, dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris menambahkan, meskipun kasus Covid-19 sekarang relatif rendah, pihakhnya berharap untuk melihatnya beredar lebih luas selama bulan-bulan musim dingin.
"Dengan mengambil vaksin booster musim gugur ini, anda akan meningkatkan perlindungan anda," kata dia.
Peningkatan antibodi diharapkan bisa lebih mengurangi risiko rawat inap dan kematian, plus menawarkan perlindungan yang lebih baik terhadap penularan. Itu juga dapat membangun pertahanan di depan varian masa depan jika mereka memiliki mutasi yang mirip dengan Omicron.
Dr June Raine, CEO MHRA juga mengatakan, vaksin bivalen ini memberi alat yang tajam di gudang senjata untuk membantu melindungi warga Inggris dari penyakit ini, karena virus terus berkembang.
Penguat sampai saat ini telah menawarkan perlindungan terhadap penyakit parah dan kematian terhadap Omicron, tetapi tidak begitu banyak infeksi.
Data dari Pemerintah menunjukkan suntikan booster 95 persen efektif melawan kematian Omicron. Tetapi terhadap infeksi, efektivitasnya adalah 63-70 persen, dan secara signifikan berkurang setelah hanya dua dosis.
Berita Terkait
-
Update Covid 19 Global: Inggris Perbaharui Vaksin Moderna
-
Vaksinasi Booster Kedua Tenaga Kesehatan di Kota Yogyakarta Gunakan Moderna
-
YKMI: Jangan Hanya Covovax, Vaksin Merek Pfizer, Moderna, AstraZeneca Juga Haram Digunakan
-
Moderna Sebut Vaksin Versi Terbarunya Efektif Lawan Omicron Subvarian Baru
-
Cerita Menkes Budi Bertemu Bos Moderna, Bandingkan Cara Buat Vaksin di Indonesia dan di Luar Negeri
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Gunung Semeru Erupsi Beruntun 3 Kali, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Kronologi Lansia di Jombang Ditemukan Tewas di Rumahnya, Jasad Ditemukan Anak Kandung
-
Semeru Terus Menggeliat: Gempa Letusan Dominasi Aktivitas, Warga Diminta Waspada Penuh!
-
Misteri Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo Masih Gelap, CCTV Mati
-
Evakuasi Dramatis Kerangka Manusia di Gunung Jinem Pacitan, Korban Hilang Sejak Agustus 2025