SuaraJatim.id - Malang nian nasib Turning Winarti (47), perempuan asal Desa Babatkumpul Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan Jawa Timur ( Jatim ) ini.
Ia membuar geger warga sekampung. Winarti memilih mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di blandar rumahnya, Jumat (26/08/2022).
Peristiwa ini terjadi pagi tadi, sekitar pukul 08.00 WIB. Namun begitu, berdasar keterangan dari warga setempat, Winarti diketahui pernah menjadi pasien ODGJ (orang dengan gangguan jiwa).
Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
"Korban gantung diri di ruang tengah dalam rumahnya yang berada di RT 01 RW 02 Dusun Poncol Desa Babatkumpul Kecamatan Pucuk, Lamongan," katanya.
Untuk kronologi kejadiannya, Anton menceritakan, pada Jumat (26/8/2022) sekira pukul 07.00 WIB, saksi Siti Rohmawati (49), datang ke rumah korban bertujuan menjemput cucu korban untuk diasuh.
Saat masuk dalam rumah korban, tambah Anton, saksi mengetahui anak korban, Febri Dwi Cahyono, masih tidur di lantai ruang tamu, dan anaknya yang satu lagi, Djarot Budi Prasetyo, juga tidur di dalam kamar depan.
Selanjutnya, saksi juga melihat korban dengan posisi tengkurap di lantai ruang tengah. Namun, karena saksi mengira jika korban sedang tidur, ia lalu keluar dan kembali kerumahnya.
Lalu sekira pukul 08.00 WIB, anak korban (Febri) terbangun dari tidurnya. Ia hendak menuju kamar korban (ibunya). Tapi, saat berada di ruang tengah, saksi melihat korban sedang tidur dalam keadaan tengkurap.
Baca Juga: Terungkap! Jenazah Pria Misterius di Jalan Hutan Ngawi Pensiunan Guru Asal Lamongan
"Saksi mendekati korban dan memegang badan ibunya dengan tujuan untuk membangunkannya, namun ia kaget, karrna korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Anton.
Melihat kenyataan itu, saksi Febri segera bergegas membangunkan kakaknya yg tidur di dalam kamar. Lantaran panik, keduanya lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada para tetangganya.
"Setelah anaknya dan tetangganya masuk ke rumah korban. Mereka baru mengetahui kalau ternyata di atas kayu blandar ada kabel antena TV sepanjang 8 meter yang terikat dan posisinya tepat di atas tubuh korban," katanya.
Akhirnya, barulah mereka melaporkan kejadian ini ke Kepala Desa Babatkumpul dan dilanjutkan ke Muspika setempat. Para petugas kepolisian bersama tim medis langsung menuju ke TKP untuk melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari para saksi.
"Korban meninggal karena gantung diri di blandar setinggi 3,5 meter. Dibuktikan dengan adanya bekas tali atau kabel di leher korban yang posisinya sudah terlentang," terang Anton.
Berdasarkan pengakuan keluarga, menurut Anton, korban sudah 4 (empat) tahun menjadi pasien ODGJ. Bahkan, sampai sekarang juga masih berobat di Puskesmas Pucuk.
Berita Terkait
-
Terungkap! Jenazah Pria Misterius di Jalan Hutan Ngawi Pensiunan Guru Asal Lamongan
-
Pansiunan Guru Asal Lamongan Ditemukan Tewas di Hutan Ngawi
-
Judi Kartu Remi di Kuburan, 3 Kakek di Lamongan Masuk Bui
-
Tiga Kakek Asal Lamongan Ini Digerebek Polisi Saat Asyik Main Judi di Tengah Kuburan
-
17 ABK Terombang-ambing di Lautan 2 Hari 3 Malam Setelah Kapalnya Pecah Dihantam Angin
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Target Percepatan Elektrifikasi 100 Persen, Gubernur Khofifah Pasang Listrik Gratis untuk 3.400 RTM
-
Gempa M 6,2 Guncang Pacitan: Satu Warga Meninggal Dunia Pasca Evakuasi, Bangunan Rusak Didata
-
Gempa M 6,4 Guncang Pesisir Selatan Jawa, Pacitan hingga Surabaya, Ini Penjelasan BMKG
-
5 Fakta Kejari Geledah Kantor Dispora Malang, Bongkar Korupsi Dana Hibah KONI Rp 2,5 Miliar
-
5 Fakta Suami Cekik Istri Siri di Kafe Bangkalan hingga Pingsan, Ini Kronologinya