Fuad bercerita, kejadian tak menyenangkan itu bermula saat bersama istri dan kedua anaknya sedang menjajal wahana permainan tersebut. Fuad sekeluarga tiba Playtopia sekitar pukul 19.00 WIB.
Salah satu aturan yang diterapkan adalah harus memakai masker. Jika tidak mengenakan masker, maka dilarang masuk. Demikian dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (01/09/2022).
Sejak awal masuk, Fuad dan kedua anaknya selalu diikuti staf wahana permainan dan diingatkan berkali-kali untuk memakai masker. Bahkan peringatan itu juga dilontarkan melalui pengeras suara.
"Anak saya Luigi itu memang susah memakai masker. Begitu dipakai terus dicopot, kadang menghindar sampai nangis-nangis tidak mau masker," kata Fuad melalui pesan whatsApp, Kamis (1/9/2022).
Tidak sampai setengah jam bermain, salah satu anaknya diusir. Sementara anak Fuad yang lain masih bermain. "Kami kemudian, menunggu Gwen yang sedang bermain sembari mencari makan," katanya.
Seusai makan, dia ingin menjemput anaknya. Saat itu, dia mendapati ada dua orang anak tidak memakai masker namun dibiarkan oleh staf wahana permainan.
"Saya melihat ada dua anak tidak pakai masker, pendampingnya diam saja tidak ada usaha untuk memakaikan masker, dan tidak ada yang mengingatkan. Dua anak itu tidak diingatkan dan tidak diikuti sama pegawai. Ketika saya protes pegawainya bingung pura-pura ngomong di HT," katanya.
Kejadian itu membuat dia dan istrinya jengkel. Dia tidak terima anaknya diusir dan anak lain malah dibiarkan.
"Saya jengkel, saya diusir anak saya berontak ingin main, sementara anak lain dibiarkan bebas. Anak lain tidak diikuti bahkan sampai diingatkan di microphone, perlakuan beda banget," katanya.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Surabaya Dapat Laporan dari Warga Sukomanunggal Ada Jalan yang Rusak
Dia mengungkapkan jika perlakuan ini baru pertama kali dialami selama mengantarkan anaknya bermain. Fuad pun memviralkan kejadian yang dialaminya.
"Saya viralin biar tahu kualitas manajemennya seperti apa. Selama ini main di wahana lain enggak ada masalah. Kami paham punya SOP, tetapi tidak diterapkan sama anak lain," ujarnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Ketua DPRD Kota Surabaya Dapat Laporan dari Warga Sukomanunggal Ada Jalan yang Rusak
-
Pemkot Surabaya Segera Buka Eco Wisata di Romokalisari Bulan September ini
-
Anak dan Cucunya Mensos Risma Diusir dari Wahan Bermain Anak di Mall Surabaya
-
Ada Sentra Digital Kuliner Baru, Walikota Surabaya Ingin Petugas Lebih Gencar Tertibkan PKL di Ketintang
-
Misi Berat Bali United, Harus Bisa Taklukkan Bajol Ijo di Surabaya
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat
-
Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran
-
Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak, BRI Prioritas Perluas Privilege Lewat Kolaborasi dengan Sequoia School
-
Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta