SuaraJatim.id - Pesantren Gontor di Ponorogo Jawa Timur ( Jatim ) sampai saat ini masih bungkam dan belum bisa dimintai keterangan terkait viral aduan Bu Soimah ke Hotan Paris.
Sejumlah orang di Pondok Gontor telah dikonfirmasi namun belum bisa mengeluarkan pernyataan terkait masalah itu. Mereka menolak dikutip nama, posisi jabatan, dan pernyataannya.
Sementara itu, peristiwa kematian santri Gontor bernama Albar Mahdi yang menurut ibunya janggal itu kian ramai di media sosial. Sampai sekarang sudah lebih dari 6 ribu orang menyukai unggahan akun Instagram @hotmanparisofficial.
Warganet pun ramai-ramai menyerbu kolom komentarnya. Mereka ada yang mendukung pengusutan kasus, namun ada juga yang menyayangkan kenapa si ibu tidak melapor sejak awal ke kepolisian.
Misalnya akun @_chitatoee yang menulis komentar seperti ini, "Semoga ada keadilan untuk ananda kami albar mahdi."
Lalu akun @kyrizky2828 berkomentar, "Semoga ada titik terang nya mba .. alfatihah untuk aak ."
Akun @myacr_ menyemangati si ibu agar terus mencari keadilan atas kematian anaknya, "Semangat mbak Soimah mencari keadilan ."
Berikutnya akun @dum2faiz menulis komentar, "Usut tuntass..jgn jd rahasia umum lg dan jgn smpai ad korban2 lainnya."
Ada juga akun @debby_chintiaputri yang menyayangkan si ibu tidak melapor sejak awal, "Jujur sih bingung mau ngebela nyaa. Anaknya sdh dimakamin, bukti visum gk ada. Buat laporan polisi jg gak. Gimana yaa semoga ada titik terang yaa buu. Supaya sama sama yg ditinggalkan tenang dan yg sdh meninggalkan jg tenang."
Sebelumnya, beredar sebuah video seorang ibu mengadu ke pengacara kondang Hotman Paris kalau anaknya seorang santri meninggal di pondok pesantren Gontor I Ponorogo Jawa Timur diduga akibat kekerasan.
Ibu bernama Soimah itu mengatakan anaknya bernama Albar Mahdi usia 17 tahun meninggal dengan kondisi mengenaskan. Jenazah Albar dikirim ke rumahnya di Palembang dengan kondisi kain kafannya penuh darah.
Bahkan, sebelum dikuburkan kain kafannya sampai harus diganti dua kali. Karena itu ibu Soimah menduga kalau anaknya Albar Mahdi meninggal karena tindak kekerasan di pondok.
"Pengasuh mau ngomong ke bapaknya. Singkatnya, pas aku sudah pulang bang, aku dikabari anaku sudah meninggal. Meninggal jam enam pagi dikabarinya jam 10," kata Soimah kepada Hotman Paris.
Video ini diunggah Hotman ke akun Instagramnya di @hotmanparisofficial dengan caption "Hotman 911 di Palembang". Video unggahan ini sudah disukai 6 ribu kali.
Aduan ibu soimah ini kemudian diteruskan oleh Hotman kepada Kapolda Jawa Timur. "Halo bapak Kapolda Jawa timur. Di sini ada seorang ibu yang datang ketemu Hotman di Palembang. Katanya anaknya meninggal di Gontor satu," kata Hotman dalam videonya.
Tag
Berita Terkait
-
Hotman Paris Singgung Bela Ferdy Sambo, Bisa Lolos dari Hukuman Mati: Tidak Benar Pengacara Hanya Membela Orang Jujur
-
Ibu Soimah Ngadu ke Hotman Paris, Anaknya Santri Gontor Meninggal Diduga Korban Kekerasan di Pondok, Kafan Penuh Darah
-
Daftar 3 Artis Cantik dan Terkenal Pernah Jadi Asisten Pribadi Hotman Paris, Termasuk Sophia Latjuba
-
Ibu di Palembang Mengadu Soal Kekerasan di Pondok Gontor dan 4 Berita Menarik Lainnya
-
Hotman Paris Sebut Pengacara Tidak Selalu Membela Orang yang Jujur dan Bersih
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit