SuaraJatim.id - Sekelompok jurnalis yang sudah berusia lebih dari 50 tahun membuktikan diri tetap produktif.
Para jurnalis yang menamakan diri Wartawan Usia Emas itu akan menerbitkan buku antologi puisi bertajuk “Kucinta Negeri Kutulis Puisi.”
Peluncuran buku antologi puisi akan berlangsung Minggu, 11 September 2022, pukul 14.00 WIB, di Surabaya Suite Hotel, Plaza Boulevard dan Selasa, 20 September 2022, pukul 09.00 WIB, di Gedung Perpustakaan Jawa Timur, Jalan Menur.
Ketua Koordinator Warumas Kris Maryono menjelaskan buku antologi puisi itu merupakan buku kedua, buku pertama bertajuk “Kutulis Puisi Ini” diluncurkan di Universitas 17 Agustus Surabaya bulan Mei lalu.
Buku kedua yang akan diluncurkan bertema cinta Tanah Air untuk memperingati HUT ke 77 RI .
“Insya Allah setelah buku kedua ini, kami akan menerbitkan kumpulan cerpen dan puisi karya anggota Warumas,” kata mantan wartawan RRI dalam laporan Beritajatim.
Toto Sonata (70) dalam kata pengantar buku mengatakan pada hakekatnya seorang jurnalis tak mengenal kata pensiun.
Jurnalis seorang pribadi yang tak bisa diam. Bahkan, sepenuh daya kreativitasnya tetap untuk menulis. Dengan puisi mereka merefleksikan situasi yang terjadi, kata mantan redaktur harian Suara Indonesia dan juga dikenal sebagai penyair.
Buku antologi puisi setebal 172 halaman ditulis oleh 12 jurnalis. Berikut biodata singkat mereka:
Baca Juga: Ulasan Buku Siti Surabaya dan Kisah Para Pendatang, Bukan Puisi Maki-makian
Amang Mawardi
Memulai karir sebagai koresponden Harian Pos Kota di Surabaya saat masih kuliah di Akademi Wartawan Surabaya (kini Stikosa AWS). Kemudian Redaktur Pelaksana Mingguan Surya, GM Tabloid Jawa Anyar, Wapemred Tabloid Darussalam dan terakhir sebagai Redpel Majalah in house Bank Jatim. Kini pria kelahiran Surabaya tahun 1953 itu aktif sebagai penulis buku, penyelenggara pameran lukisan dan Youtuber.
Aming Aminoedhin
Alumnus Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret ini dijuluki “Presiden Penyair Jawa Timur.” Penyair ini sangat konsisten dalam berkarya. Karya puisinya, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa (geguritan) tersebar di berbagai media. Pria kelahiran Ngawi tahun 1957 ini pensiunan pegawai Balai Bahasa Jawa Timur dan sempat menjadi staf humas Depdikbud Jatim.
Arieyoko
Eks Ketua PWI Karesidenan Bojonegoro, Tuban, Lamongan ini memulai karir jurnalistik di Harian Suara Merdeka Semarang, dan terakhir di Harian Republika Jakarta. Setelah pensiun kembali ke kota kelahirannya di Bojonegoro dan aktif menggerakkan kegiatan sastra budaya di Bojonegoro. Karya puisinya tersebar di berbagai media.
Berita Terkait
-
Dari Puisi Kampus hingga Renungan Cendekiawan: Membaca Dari Waktu ke Waktu
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Kala Kota jadi Ruang Sepi: Membaca Antologi Apakah Kota Ini Kamar Tidurku?
-
Ulasan Antologi Puisi MemulaSarakan: Kehidupan Sara Kan dalam Bait Puisi
-
Inspiratif! Ulasan Buku Antologi Puisi 'Kita Hanya Sesingkat Kata Rindu'
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026