"Saya mohon maaf. Memang saya nggak teliti soal caption-nya. Caption itu yang bikin bukan saya. Saya dapat (video Ning Imaz) dari Twitter," ungkap Eko Kuntadhi, pada Rabu (14/9/2022).
Ia menjelaskan, saat ini memilih menyampaikan permohonan maaf lewat media, daripada harus lewat video yang disebar di media sosial. Ia khawatir, penyampaian klarifikasi atau permohonan maaf yang diunggah di media sosial justru akan berpotensi dirusak oleh warganet.
Rencananya, Eko Kuntadhi juga akan mengunjungi Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Di sana, Eko bakal menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Ning Imaz dan keluarga Lirboyo. Secara terbuka atau tertutup, ia serahkan sepenuhnya kepada tuan rumah.
"Besok pesawat jam 12 (siang) dari Jakarta ke Surabaya. Landing sekitar jam 2 (siang), langsung berangkat ke Lirboyo. Kira-kira sampai sana (Lirboyo) jam 5 sore," kata Eko.
"Terserah tuan rumah (permohonan maaf secara terbuka atau tertutup), wong saya yang salah kok. Insyaallah nanti juga dipertemukan dengan masyayikh. Saya didampingi Mas Guntur Romli," imbuh Eko.
Potongan video Ning Imaz yang telah dibubuhi caption kata-kata kasar itu, diunggah Eko Kuntadhi pada Senin malam. Lalu, ia banyak dihubungi oleh teman-temannya karena yang dihina itu adalah Ning Imaz, putri kiai dari Lirboyo.
Setelah itu, Eko langsung menghapus unggahan tersebut, pada Selasa pagi. Lalu ia menghubungi Gus Rifqil Moeslim menyampaikan permohonan maaf karena ketidaktahuannya.
Berita Terkait
-
Kilas Balik Pernyataan Menyengat Eko Kuntadhi, Siapa Saja yang Jadi Korban?
-
Eko Kuntadhi Mending Tobat Deh, Ketua MUI Sampai Jengkel Nih Lho, Ngaku Darahnya Mendidih
-
Pendidikan dan Latar Belakang Ning Imaz yang Dihina Eko Kuntadhi
-
Ini Ayat Alquran Bahasan Ning Imaz yang Dicerca Eko Kuntadhi: Hidup kok Cuma Mimpi Selangkangan
-
Viral Pria ini Desak Polisi Tangkap Eko Kuntadhi, Sebut Cuitannya Masuk Kategori Penistaan Agama
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Fakta Kebun Binatang Surabaya Usai Digeledah Kejati Jatim, Manajemen Pastikan Wisata Normal
-
Kasus Pencabulan Santriwati: Oknum Lora Bangkalan Ditahan Polda Jatim, Korban Dibawa Kabur 19 Hari!
-
Soal Bantuan Korban Gempa Pacitan, Ini Kata Wagub Jatim
-
Asrama Santri Pesantren di Pamekasan Terbakar, 2 Bangunan Ludes
-
Gempa Pacitan Rusak 8 Bangunan di Trenggalek, Termasuk Balai Desa