SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu ramai kabar suami bakar istri dan anaknya di Sidoarjo Jawa Timur ( Jatim ). Belakangan terungkap kalau motif penganiayaan itu lantaran si suami kegep atau tepergok istrinya sedang nonton video porno di handphone.
Hal ini diungkapkan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro dalam rilisnya yang disampaikan lewat akun media sosial official @polresta_sidoarjo. Dalam rilis itu dijelaskan kalau suaminya merupakan warga Sukodono, kabupaten setempat.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 11 September 2022. Si suami tersulut emosinya hingga tega menyiramkan bensin ke istri lalu menyulutnya dengan korek api.
"Ketahuan istri nonton video porno di handphone, seorang suami di Sukodono, Sidoarjo, 11 September 2022 pagi, tersulut emosinya hingga tega menyiramkan bensin ke istri siri lalu menyulutnya dengan korek api. Hingga mengakibatkan istri dan anaknya yang ada di dekat titik kejadian mengalami luka bakar," demikian katanya.
Pelaku berinisial MTA (29), sementara korban istrinya berinisial WS (29) dan anaknya berinisial MAP (6). Siraman bensin yang lalu disulut pakai korek api tersebut mengenai kaki istrinya.
Saat ketahuan menonton video porno itu, MTA sangat emosi kemudian menyiram bensin istri, lantas mengambil tisu dan menyulutnya dengan korek api. Setelah itu tisu terbakar dan dilemparnya ke arah WS.
Akibatnya kedua kaki istri kiri tersangka tersebut terbakar. Sambaran api dari bensin juga mengenai betis kanan anak korban. Kedua korban yang mengalami luka bakar segera keluar rumah dan dapat diselamatkan warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sebelumnya, kronologis peristiwa suami bakar istri ini bermula pada Minggu (11/9/2022) pagi. Saat itu MT dan WA terlibat cekcok. Dipicu oleh pertanyaan korban kepada suaminya yang sedang menelepon siapa.
Tetangga korban, bernama To, mengaku melihat kedua korban dari dalam rumah sempat meminta tolong dengan lambaian tangan dari kaca rumah.
Baca Juga: Terbukti Konsumsi Narkoba, Kapolsek Sukodono Sidoarjo Dipecat Tidak Hormat
"Dalam kondisi sudah terbakar istrinya minta tolong. Tetangga dekat rumah itu dengar dan lihat tapi tak berani menolong, khawatir salah paham karena suami korban orangnya temperamen," ungkap To, Senin (12/9).
Namun, lanjut dia, tak berselang lama, pelaku membawa istri dan anaknya keluar untuk diobatkan ke klinik terdekat.
"Keluarga korban tidak menerimakan kejadian ini dan membawa kasus ke kepolisian. Kabarnya, pelaku juga sempat akan melarikan diri dan mengancam kalau kasus ini dilaporkan," ungkap To.
Tag
Berita Terkait
-
Terbukti Konsumsi Narkoba, Kapolsek Sukodono Sidoarjo Dipecat Tidak Hormat
-
Persebaya Kalah Lagi, Bonek Ngamuk Sampai Kejar Staf Pelatih hingga Pemain
-
Ditegur karena Nonton Film Porno di WC, Suami di Sidoarjo Bakar Istri Hidup-hidup
-
Menjamu Deltras Sidoarjo, Striker Persipura Sansan Minta Dukungan Langsung Masyarakat Papua
-
Persebaya Dilibas RANS Nusantara, Bonek Ngamuk Rusak Fasilitas Stadion Gelora Delta Sidoarjo
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI Perkuat Sistem Anti-Fraud, Pelanggaran Berunsur Pidana Langsung Dilaporkan
-
Turunkan Stunting hingga 14,7%: Gubernur Jatim Terima Penghargaan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia
-
Gadis 19 Tahun di Lumajang Tewas Tak Berbusana, Ada Luka Sayatan
-
Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Diduga Terkait Suap Tambang
-
Terungkap Motif di Balik Tewasnya Siswa SMP Lumajang: Dendam Tiga Hari karena Teguran Guru