SuaraJatim.id - Tubuh Slamet Budi Santoso (32), warga Dusun Sumberbenda Desa Sumbertebu Kecamatan Bangsal Kabupaten Sidoarjo tergeletak di jalanan.
Budi yang mengendarai sepeda motor tewas menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Dusun Sambeng itu. Dua truk yang diduga menabraknya melarikan diri.
Saat peristiwa itu terjadi, Budi mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja 250 CC nopol S 5632 RS dari barat ke timur.
Korban mengendarai kendaraannya dari arah Kecamatan Bangsal ke Kecamatan Mojosari. Sampai di lokasi kejadian, korban mendahului sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya dari sebelah kanan.
Pada saat mendahului, korban bertabrakan dengan truk yang tidak diketahui identitasnya dari arah sebaliknya.
Sepeda motor bersama korban terjatuh ke kiri atau ke utara dan tertabrak kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya.
Truk tersebut sebelumnya berada di depan korban. Usai menabrak, truk melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka serius di bagian kepala.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko, mengatakan kecelakaan lalu-lintas tersebut terjadi diduga karena korban pada saat mendahului kendaraan di depannya kurang kosentrasi.
"Korban meninggal di lokasi kejadian," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (22/09/2022).
Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Pria di Mojokerto Diringkus, Motif Perselingkuhan Masih Misteri
Petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dengan menggunakan mobil ambulans, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Kasus tabrak lari juga pernah terjadi di Magetan. Seorang pelajar SMP tewas setelah ditabrak mobil Honda Jazz malam-malam. Namun selang beberapa hari pelaku berhasil ditangkap.
Tag
Berita Terkait
-
Pelaku Penganiayaan Pria di Mojokerto Diringkus, Motif Perselingkuhan Masih Misteri
-
Viral Pria Dituduh Selingkuh dan Diserang Orang Tak Dikenal saat Duduk di Minimarket di Mojokerto
-
Ayah Raffi Dimas Baddar Syok Tak Percaya Anaknya Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto
-
Dikabari 2 Teman Korban, Siswanto Syok Anaknya Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto
-
Sepekan Lebih Tak Ketemu, Pencarian Mahasiswa Pasuruan Hilang Misterius di Bukit Krapyak Dihentikan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Siasat Lemparan 920 Butir Dobel L ke Lapas Blitar Gagal Total