Ahmad Basori (45), warga setempat, mengatakan, perubahan warna air itu terjadi sejak kemarin. Air yang awalnya bening, mendadak menjadi merah kecoklatan. Itu terjadi di sepanjang 1 kilometer. “Meski berubah warna, tapi tidak gatal di kulit. Saya tidak tahu apa yang menyebabkan air sungai ini berubah warna,” kata Basori seperti dikutip dari Beritajatim.com.
Kepala Desa (Kades) Tanggalrejo Dimas Wahyu Ramadhana membenarkan adanya feomena tersebut. Menurut Dimas air yang berubah warna itu sepanjang 1 kilometer. Memanjang dari arah timur ke barat. Namun demikian, Dimas belum mengetahui apa penyebab perubahan warna tersebut.
4. 4 Eks anggota Divisi Propam jalani pembinaan mental
Sebanyak empat orang mantan anggota Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, kewajiban, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan karena terbukti melanggar etik terkait penanganan kasus Brigadir J.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, di Jakarta, Sabtu, menjelaskan keempat mantan anggota Propam Polri itu terbukti melakukan pelanggaran, sehingga pembinaan mental diperlukan untuk memulihkan etikanya.
“Karena terbukti melakukan pelanggaran, pelanggaran dilakukan sebagian besar pelanggaran etika,” kata Dedi.
Keempat mantan anggota Div Propam Polri itu, yakni Briptu Sigid Mukti Hanggono mantan Banit Den A Ropaminal Divpopam, Iptu Januar Arifin mantan Pamin Den A Ropaminal DivPropam, Briptu, AKP Idham Fadilah mantan Panit II Unit III Den A Ropaminal Divpropram, dan Iptu Hardista Pramana Tampubolon mantan Panit I Unit 1 Den A Ropaminal Divpropam.
5. Ribuan buku nikah dibakar
Sejumlah 11.436 buku nikah yang ada di Kantor Kemenag Kota Blitar dibakar pada Jumat (23/9/2022). Langkah tersebut dilakukan lantaran buku nikah tersebut sudah kedaluwarsa.
Baca Juga: Maaf Bonek, Manajemen Arema FC Tak Siapkan Kuota Tiket di Kanjuruhan
Buku nikah kedaluwarsa yang dimusnahkan dengan cara dibakar oleh Kantor Kemenag Kota Blitar tersebut sebenarnya masih baru dan belum dipakai.
"Hari ini Kemenag Kota Blitar mengadakan pemusnahan buku nikah sebanyak 5.718 pasang, atau sebanyak 11.436 buku nikah," kata Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Blitar, Purnomo seperti dikutip Satukanal.com-jaringan Suara.com.
Ia mengatakan, pemusnahan buku nikah tersebut dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Berita Terkait
-
Maaf Bonek, Manajemen Arema FC Tak Siapkan Kuota Tiket di Kanjuruhan
-
Hotman Paris buka Kantor Hotman 911 di Surabaya, Langsung Didatangi Klien yang Anaknya Tewas karena Dugaan Penganiayaan
-
Hotman Paris Kecam Aksi Arogansi Pimpinan DPRD Depok: Ayok Kita Lawan!
-
4 Rekomendasi Kuliner Khas Surabaya dari Food Vlogger Ria SW, Kamu Wajib Coba!
-
Cegah Tawuran Antarpelajar, Satpol PP Surabaya Gencarkan Patroli
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga