SuaraJatim.id - Sejumlah peristiwa menjadi sorotan kemarin, Senin (03/10/2022). Tragedi Kanjuruhan di Malang direspons beragam oleh publik hingga bencana tanah longsor di Pacitan.
Berikut ini peristiwa-peristiwa lainnya:
1. Lonsor di Pacitan
Hujan deras mengguyur sejumlah daerah di Jawa Timur ( Jatim ), salah satunya Kabupaten Pacitan. Akibatnya longsor terjadi di beberapa titik.
Di Pacitan, hujan bahkan berlangsung sejak keamrin, Minggu (02/10/2022) sampai Senin (03/10/2022) pagi. Banjir dan tanah longsor sampai memutus akses jalan warga.
Beruntung sampai sekarang belum ada catatan korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian bencana hidrometeorologi tersebut.
Namun beberapa bangunan dilaporkan rusak berat dan ringan, dan menimpa kendaraan yang terparkir do bawahnya. Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pacitan Suparlan.
2. Madura United dukung penghentian kompetisi Liga
Manajemen Madura United FC setuju dengan penghentian sementara kompetisi Liga Indonesia. Ini sebagai bentuk respect bagi suporter Aremania yang menjadi korban dalam Tragedi Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).
Sebelumnya, ratusan orang tewas dalam tragedi di Kanjuruhan malang usai laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya. Total korban dalam tragedi itu sebanyak 448 orang: meninggal 125 dan sisanya luka-luka.
Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, mendorong agar tragedi di Kanjuruhan Malang tersebut diinvestigasi. Ini disampaikannya Minggu (2/10/2022) malam.
"Kami Madura United percayakan apa yang menjadi perintah presiden Joko Widodo, agar semua diinvestigasi, baik oleh pihak terkait atau pihak independen, dan kami tidak pada komitmen masuk ke ranah itu," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (03/10/2022).
3. Aksi keprihatinan Tragedi Kanjuruhan
Sebanyak 125 orang tewas dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Minggu (03/10/2022).
Tragedi ini memicu keprihatinan masyarakat luas, khususnya warga Jawa Timur ( Jatim ). Berbagai pihak telah menggelar aksi keprihatinan, termasuk warga Muhammadiyah Surabaya.
Tag
Berita Terkait
-
Rizky Billar Bukan Siapa-Siapa Tanpa Lesti Kejora, Kesaksian Saksi Mata Tragedi Kajuruhan Berbeda dengan Polisi
-
Stadion Kanjuruhan, Saksi Penghargaan The Best Supporter untuk Aremania
-
Lilin Duka Cita Menyala di Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Bersamai Doa Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polri yang Gugur saat Tragedi Kanjuruhan
-
Anggota Polsek Srandakan Mengaku Lalai Soal Cuitan Tak Pantas Terkait Tragedi Kanjuruhan, Kini Ditahan Selama 21 Hari
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh