SuaraJatim.id - Usai tersebar kabar tewasnya seorang Bonek Mania asal Ngunut Tulungagung di Stadion Kanjuruhan, pasca pertandingan Arema FC dengan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) pekan lalu, beberapa perwakilan Bonek Mania dan perwakilan Persebaya Surabaya datangi makam serta rumah duka di Tulungagung.
Beberapa perwakilan Bonek dan manajemen Persebaya ke Tulungagung untuk mengucapkan belasungkawa pada keluarga almarhum Faiz Al Fikry secara langsung. Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Bonek Ngunut Bersatu (BNB), Ramadan Panji Prasetyo.
"Kemarin beberapa Bonek dari Surabaya dan juga Mas Alek [Sidik Tualeka] ziarah ke makam Faiz, dan langsung ke rumahnya, untuk mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Faiz," ujar pria yang akrab disapa Panji ini, Senin (10/10/2022).
Suporter Bonek datang ke Tulungagung pada Minggu (9/10/2022) siang hari. Saat berada di rumah duka, manajemen Persebaya, yang diwakili Fans Relation Manajer, Sidik Tualeka sempat berbincang-bincang dengan ayah dari Faiz Al Fikry.
"Kemarin sempat berbincang dengan ayahnya Faiz. Saat solat Ashar, saya kira ayah Faiz mengajak ke masjid, ternyata saya diajak solat di kamar milik Faiz. Di sana saya tau, jika Faiz Bonek, karena di dalam kamarnya ada flag Persebaya," ujar Sidik Tualeka.
Usai melakukan solat Ashar, teman-teman Bonek dan Alek --sapaan akrab Sidik Tualeka-- juga sempat memberikan bantuan pada keluarga yang ditinggal oleh Faiz.
"Semoga Faiz ini menjadi korban terakhir dalam setiap pertandingan Persebaya di manapun itu. Juga menjadi pembelajaran para suporter-suporter di Indonesia, khususnya Bonek Mania," ucap Alek.
Tak hanya itu, Alek juga berharap pada para suporter di Indonesia, untuk bisa berkaca dari apa yang terjadi pada Faiz. Yakni bersaing secara sportif di dalam lapangan.
"Dari kejadian ini, teman-teman suporter bisa menjadi lebih dewasa dalam bersikap. Di sini Faiz mendukung Persebaya, namun sayangnya dia pada waktu itu tak bisa memperlihatkan jati dirinya waktu di dalam stadion," jelasnya.
"Semoga nantinya para suporter bisa lebih leluasa mendukung timnya di dalam maupun di luar kota. Namun tidak ada yang boleh baper [terbawa perasaan] saat kalah ataupun menang dengan cara menunjukan kekreatifan dalam mendukung timnya," imbuh dia.
Sebelumnya, jati diri Faiz Al Fikry sebagai Bonek Mania belum diketahui siapa-siapa. Bahkan, koordinator BNB sendiri tak tau jika Faiz adalah seorang Bonek, hingga akhirnya BNB mendapatkan ucapan belasungkawa dari Aremania, soal meninggalnya salah satu Bonek, menjadi korban dalam Tragedi Kanjuruhan yang saat itu dipenuhi gas air mata.
Faiz Al Fikry sendiri berangkat dengan 6 temannya, yakni Aremania untuk menonton pertandingan Derby Jatim antara Singo Edan dan Bajol Ijo di Stadion Kanjuruhan Malang.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Satu Abad Ponpes Gontor: Lautan Manusia Padati Tabligh Akbar, Pesan Mendalam UAS Menggema
-
Modus Ordal DPR RI, Pria di Sampang Tilap Rp600 Juta Janjikan Lolos Tes Polisi
-
Tragedi Bidan di Situbondo: Dihantam Batu Suami Sendiri, Jasadnya Dibuang ke Selokan Pantura
-
BRI Layani 216 Warga Suku Bajo dan Dorong Ekonomi Pesisir di Maluku Utara
-
Realisasi KPP BRI Lampaui Target Awal, Bukti Tingginya Kebutuhan Pembiayaan Perumahan Rakyat