"Kalau ada bantuan relawan yang cepat cepat saja, seperti roti dan sejenisnya. Itu sangat dibutuhkan. Kita juga akan distribusi air bersih dan juga baju, karena rata-rata almari juga ikut terendam. Masyarakat tidak punya baju bersih untuk menghangatkan diri. Apalagi yang dipakai juga sudah basah," lanjut Gus Ipin menambahkan.
Hari ini, imbuh Gus Ipin, pihaknya sedang mensortir bantuan baju. Dirinya menyarakan agar kaos yang tebal dan hangat atau sarung yang bisa dipakai semua umur mulai anak, ibu, semua bisa pakai karena ini lebih membantu.
"Kami juga mengucapkan terima kasih tadi Pak Wabup juga sudah ke rumah sakit untuk memimpin evakuasi pasien. Kita berdua juga berkoordinasi kepada beberapa kepala daerah juga Bakorwil," katanya.
"Kemudian Alhamdulillah tadi banyak yang merespon, seperti Bupati tetangga, Pak Dito langsung merespon saya. Kemudian Bupati Madiun, Walikota Madiun dan juga Bupati Ponorogo ikut mensupport kami," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Banjir Parah di Trenggalek, Berikut Ini Data Titik-titiknya
Yang dibutuhkan saat ini perahu karet, karena kata Gus Ipin dengan kedalaman 100 cm maka air akan mencari tempat yang lebih rendah. Tulungagung saat ini perlu waspada dan kita tidak bisa melakukan evakuasi tanpa menggunakan perahu karet pada kedalaman lebih dari 1 meter.
Menghadapi masyarakat yang enggan mengungsi, Bupati Trenggalek akan melakukan himbauan kembali. “Makanya nanti kita ingin keliling-keliling melakukan himbauan kepada masyarakat. Ramalan BMKG hari ini masih akan turun hujan hingga besok, maka dimungkinkan hari ini mereka pasti akan tergenang dan itu pasti tidak sehat,” terangnya.
Dirinya minta kepada BPBD untuk di GOR bisanya disekat untuk laki-laki dan perempuan. Kemudian dipersiapkan untuk bermalam dan dapur umum juga ada di Dinas Sosial, maka distribusi akan lebih mudah.
"Makanya kita akan keliling, saat ini kita tengah persiapkan perahu karet untuk Woro-woro warga agar bisa tergerak menyelamatkan diri terlebih dahulu. Karena curah hujan masih tinggi dan bila hujan berjalan 5 jam maka bendungan tidak dapat menampung dan air akan melimpas. Maka akan semakin lama proses turunnya air," katanya.
Baca Juga: Setelah Malang dan Banyuwangi, Giliran Trenggalek Dilanda Banjir Ketinggian Capai 1 Meter
Berita Terkait
-
Lumpuhkan Aktivitas Warga Secara Total, Apa Penyebab Banjir Bekasi?
-
Profil Kiai Supar: Ngaku Bisa Gandakan Diri, Tuduh Jelmaannya yang Hamili Santriwati
-
Ligamen Putus! Bupati Trenggalek Pakai Kruk Hadiri Pelantikan Kepala Daerah
-
Banjir Masih Rendam 11 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta, Ketinggian Air Ada yang Capai 1 Meter
-
Minibus Masuk Jurang di Trenggalek, 3 Orang Luka-Luka
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Kok Bisa? Mobil di Ponorogo Tiba-Tiba Berada di Tengah-Tengah Sawah
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga
-
Antusiasme Tinggi, 75.483 Penumpang Gunakan Kereta Api pada Hari Pertama dan Kedua Lebaran 2025
-
Banjir Kepung Ngawi: 15 Desa Terdampak