SuaraJatim.id - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 17 korban kapal Cantika Express 77 di dermaga Pelabuhan Tenau, Kupang, yang terbakar saat berlayar membawa 240 penumpang dari Kupang ke Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT Ambrosius Kodo mengatakan 17 orang itu adalah kelompok pertama.
"Di antara mereka ada anak-anak ada juga orang dewasa, " katanya.
Sejumlah korban kapal terbakar tersebut sudah dibawa ke RSUD SK Lerik Kupang untuk mendapatkan perawatan intensif di RS setempat.
Belasan korban kapal terbakar tersebut dibawa oleh kapal Express Bahari 3C dan saat tiba langsung dibawa menggunakan sejumlah ambulans yang disiapkan oleh Pemkot Kupang dan sejumlah instansi terkait.
Dia mengatakan proses evakuasi korban kapal terbakar saat ini masih terus dilakukan dan kemungkinan akan sampai pukul 01.00 Wita.
Terkait dengan korban yang meninggal dunia, pihaknya masih mengumpulkan informasi secara pasti.
"Nanti kalau sudah dievakuasi semua baru akan kita rilis lebih lanjut," ujar dia.
Kapal cepat Cantika Express 77 dilaporkan mengalami kebakaran saat berlayar dari Kupang ke Alor. Dalam kapal tersebut terdapat balita, anak-anak, lansia, dan orang dewasa. [Antara]
Baca Juga: Kapal Cantika 77 Terbakar, Fix Tercatat Korban Tewas 14 Orang
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Kasus Pemotor Tewas di Pacitan Berakhir Damai, Ini Fakta dan Kronologinya
-
BRI Perluas Layanan BRImo, Pembelian Obat Bisa Langsung Antar ke Rumah
-
Gotong Royong Jadi Kunci, Desa Manemeng Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan
-
BRI dan Desa BRILiaN Perkuat UMKM Desa Sumowono Semarang dari Pasar Hingga Digitalisasi
-
BRI Perkuat Desa BRILiaN dan UMKM Lontar Sewu, Ekonomi Desa Hendrosari Gresik Melesat