SuaraJatim.id - Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii Maarif diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional. Usulan ini sebelumnya disampaikan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.
Hal serupa juga digaungkan DPP Garda Pemuda NasDem (GPND) saat tadarus kebangsaan di Sumatera Barat, Rabu (26/10/2022) yang menyatakan siap mengusulkan dan mengawal tokoh cendekiawan Muslim itu sebagai pahlawan nasional.
Usulan ini segera disambut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua PWM DIY Gita Danu Pranata setuju dengan usulan tersebut. Menurut dia, peran-peran Buya Syafii Maarif tidak lah kecil bagi negeri ini.
"Sangat mendukung dan sangat berupaya untuk dapat mengangkat Buya Syafii sebagai pahlawan nasional, kita semuanya tahu peran-peran kebangsaan, peran-peran keumatan, dan pengakuan dari masyarakat sangat besar terhadap Buya Syafii," katanya dikutip dari ANTARA, Senin (31/10/2022).
Menurut Gita, jasa perjuangan Buya Syafii dalam membangun kerukunan antar-umat beragama tidak hanya diakui di kancah nasional.
Pasalnya, selain mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii juga pernah menjabat Presiden Konferensi Dunia Agama untuk Perdamaian (World Conference on Religion for Peace/WCRP).
"Sampai sekarang yang mengenang jasa perjuangan buya 'kan banyak sekali, termasuk dari umat agama lain," ujar dia.
Menurut Gita, konsistensi serta kesederhanaan yang menonjol dari Buya Syafii sebagai tokoh nasional juga layak menjadi teladan bagi Bangsa Indonesia.
Kendati begitu, menurut Gita, hingga saat ini belum ada pembahasan di internal PWM DIY terkait pengusulan Buya Syafii sebagai pahlawan nasional.
Baca Juga: Buya Syafii Maarif Bakal Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Putra Bangsa Terbaik dari Ranah Minang!
PWM DIY juga belum berencana membawa wacana tersebut ke PP Muhammadiyah karena pendiri Ma'arif Institute itu dinilai belum lama wafat.
"Belum (mengusulkan) apalagi kami masih fokus (persiapan) Muktamar dan sebagainya. Kebetulan belum terlintas mungkin karena baru saja beliau wafat," kata dia.
Gita Danu yakin pada saatnya nanti, Buya Syafii akan mengikuti jejak banyak pendahulu Muhammadiyah lainnya yang telah dinobatkan pemerintah sebagai pahlawan nasional.
"Kami yakin pada waktunya nanti seperti ketika kemarin kami mengusulkan Ki Bagus Hadikusumo," ucap dia.
Berita Terkait
-
Buya Syafii Maarif Bakal Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Putra Bangsa Terbaik dari Ranah Minang!
-
Buya Syafii Maarif Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional
-
Momen Butet Kartaredjasa Ziarah Umbul Donga ke Makam Buya Syafii Maarif di Kulon Progo
-
Pameran Lukisan Mata Air Bangsa: Mentafsir Pemikiran Gus Dur dan Buya Syafii
-
Podcast Bareng HAMBurger: Mengenang Buya Syafii Maarif, Egaliter dan Enggan Merepotkan Orang Lain
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa
-
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Subianto: Saya Tak Ikut Campur
-
Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin
-
Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!
-
Gus Yahya Tegaskan NU Tak Bisa Jalan Sendiri, Harus Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah