SuaraJatim.id - Sebuah penginapan sederhana di kawasan Mojoagung Jawa Timur ( Jatim ) gaduh gara-gara seorang kakek bernama Puriyanto (69) ditemukan meninggal di dalam kamar.
Kakek Puriyanto warga Desa Japan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto meninggal saat sedang ngamar 'kencan' dengan seorang janda berinisial NK (46), Senin (28/11/2022) petang.
Puriyanto datang ke penginapan tersebut seorang diri. Dia naik sepeda motor. Sedangkan NK menyusul kemudian. Keduanya menginap di kamar nomor 14. Puriyanto sudah berkeluarga, sedangkan NK seorang janda.
Hingga sekitar dua jam, pasangan tak resmi ini berada di kamar. Namun, NK mendadak keluar dari kamar. Dia diliputi kepanikan. NK memberitahu kepada petugas penginapan bahwa temannya satu kamar kondisinya sedang gawat.
Bahkan pria yang sudah tua tersebut tak lagi bernapas. Oleh pegawai penginapan, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Mojoagung.
Sejurus kemudian, korps berseragam coklat mendatangi lokasi. Selain melakukan identifikasi, polisi juga memintai keterangan sejumlah saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jasad Puriyanto kemudian dilarikan ke Puskesmas Miagan Kecamatan Mojoagung, sedangkan NK dimintai keterangan.
"Hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, warga Desa Japan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto itu meninggal akibat kelelahan," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
"Pemeriksaan melibatkan petugas Puskesmas Mojoagung," ujar Kapolsek Mojoagung AKP Bambang Setyobudi menambahkan.
Baca Juga: Tiga Terduga Pembunuh Kader IPNU Mojokerto Ditangkap, Salah Satunya Cewek
Selain itu, lanjut Bambang, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti dari kamar penginapan. Di antaranya, celana panjang korban dan sebotol air mineral yang ada di meja.
"Berdasarkan keterangan teman wanitanya, sebelum meninggal korban sempat minum vitamin penambah stamina," kata Bambang menambahkan.
Berita Terkait
-
Tiga Terduga Pembunuh Kader IPNU Mojokerto Ditangkap, Salah Satunya Cewek
-
Diduga Dibunuh, Mayat Terbungkus Karpet di Mojokerto Pengurus IPNU Aktif Bernama Hasan
-
Edan! Selama 5 Tahun Tukang Bangunan di Mojokerto Cabuli Anak Kandungnya Sendiri
-
Beraksi di 6 TKP, Begal Payudara Teror Warga Mojokerto Akhirnya Tertangkap
-
Mayat Pria Terbungkus Karpet Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jurang Sendi Mojokerto
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik
-
Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep