SuaraJatim.id - Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Kota Surabaya kali ini disorot. Diduga ada kasus gratifikasi di dalamnya. Kasus itu kini disidik oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.
Gratifikasi ini terjadi dalam proses rekrutmen anggota panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan (Panwascam) 2022. Saat ini tim dari kejaksaan tengah melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).
Seperti disampaikan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Surabaya, Ari Prasetya Panca Atmaja. Penyelidikan kasus tersebut saat ini masih dalam dua tahap tersebut.
"Kasus dugaan korupsi Bawaslu saat ini kami masih dalam tahap puldata (pengumpulan data) dan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan)," ujarnya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (4/1/2023).
Ia menjelaskan, dugaan korupsi di tubuh Bawaslu Surabaya merupakan pelimpahan dari Kejaksaan Agung (Kejagung). "Limpahan dari Kejagung. Kasus ini berdasarkan dari laporan masyarakat," kata jaksa yang akrab disapa Ari Panca ini.
Beberapa waktu lalu sejumlah massa menggelar unjuk rasa di depan Kejari Surabaya. Dalam aksinya, mereka memberi dukungan agar Kejari Surabaya melakukan penyelidikan kasus dugaan gratifikasi di Bawaslu Surabaya.
Selain itu, dalam orasinya massa menyebut bahwa aksi turun jalan tersebut sebagai bentuk dukungan moral bagi Kejari Surabaya, yang telah memanggil M Agil Akbar untuk dimintai keterangan.
Berita Terkait
-
Jelang Piala Dunia U-20, Stadion GBT Direnovasi Lagi dan 'Haram' Dipakai Kegiatan Apapun
-
Eri Cahyadi Janji Bantu Persebaya Pecahkan Masalah Stadion
-
Stadion Gelora Bung Tomo Mulai Direnovasi KemenPUPR Minggu Depan
-
Alasan Thomas Doll Kepincut Datangkan Dandi Maulana ke Persija Jakarta, Punya Satu Kemampuan Spesial
-
Ada 5 Tersangka, Perkara Tragedi Kanjuruhan Segera Disidangkan di PN Surabaya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT