SuaraJatim.id - Ahmad Rifai menyesalkan sikap polisi yang tetap menangkap dan menahan tiga warga Kecamatan Pakel Kabupaten Banyuwangi meskipun sebentar lagi mereka bakal menjalani proses sidang praperadilan.
Ia menjelaskan, ketiga warga itu adalah: Mulyadi, Kepala Desa Pakel; Suwarno, Kepala Dusun Durenan; lalu Untung, Kepala Dusun Taman Glugoh. Ketiganya diangkut kepolisian Polda Jatim malam-malam sebab dianggap mangkir dari pemanggilan.
Ketiga orang tersebut sedang memperjuangkan hak atas tanah mereka. Namun mereka dijerat melakukan tindak pidana penyebaran berita bohong yang menyebabkan keonaran. "Itu pasal yang disangkakan kepada ketiga orang ini," kata Rifai dihubungi suarajatim.id, Senin (06/02/2023).
"Kami keberatan dengan penangkapan dan penahanan ini karena kami sedang mengajukan proses permohonan praperadilan atas sah dan tidaknya penetapan tersangka," ujarnya menambahkan.
Ia menjelaskan, praperadilan tersebut sudah diajukan dan sudah menerima panggilan sidang. Rencananya, sidang perdana ini bakal digelar pada 17 Februari 2023.
"Tapi ternyata pihak kepolisian yang kami harapkan bisa menunggu proses itu untuk dapat atau tidaknya perkara dilajutkan. Tapi kemudian menangkap dan memeriksa dan menahan ketiga orang ini," ujarnya.
"Walaupun secara konstitusi kami menghormati mereka. Nah, posisi ketiga orang ini bukan pendamping, mereka bagian dari warga yang sedang berjuang mempertahankan hak tanah mereka melawan perkebunan PT BUmi Sari," ujarnya menegaskan.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto membenarkan penangkapan tiga warga Kecamatan Pakel Banyuwangi. Penangkapan itu, kata dia, sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penyidikan dugaan kasus hoaks dan provokasi warga.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto membenarkan penangkapan tiga warga Kecamatan Pakel Banyuwangi. Penangkapan itu, kata dia, sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penyidikan dugaan kasus hoaks dan provokasi warga.
Baca Juga: Polda Jatim Sebut Kades dan 2 Kadus Pakel Banyuwangi Provokasi Warga
Ia menambahkan dalam waktu dekat selesai pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang terlibat perkara ini dan dinilai pemeriksaan cukup oleh penyidik, maka akan dilakukan rilis secara resmi terkait konstruksi perkara dan peran para pihak.
"Jika sudah selesai pemeriksaan, akan kami rilis ya, tunggu," kata Kombes Dirmanto, saat dihubungi suarajatim.id, Senin (06/02/2023).
Dirmanto mengimbau warga Banyuwangi, khususnya Pakel agar tidak terprovokasi, terhasut dan percaya informasi informasi Hoax terkiat penanganan perkara ini.
Ini mengingat beberap hari ini berseliweran pemberitaan dan konten Hoax di Ruang Digital yang sengaja di tebar oleh pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Kami imbau kepada seluruh warga masyarakat,jangan terprovokasi, terhasut dan percaya informasi informasi Hoax terkiat penanganan perkara ini terutama melalui medsos, WAG maupun pemberitaan yang belum jelas sumbernya," kata Kombes Dirmanto.
Berita Terkait
-
Polda Jatim Sebut Kades dan 2 Kadus Pakel Banyuwangi Provokasi Warga
-
Petani Pakel vs PT Bumisari, Warga Minta Tolong Jokowi serta Desak 3 Warganya Dibebaskan
-
Warga Pakel Banyuwangi Dipolisikan Terkait Kasus Dugaan Pembalakan Liar
-
Aksi Brutal Polisi Serang Warga Pakel, YLBHI: Negara Gagal Tangani Konflik Agraria, Cabut HGU!
-
LBH Surabaya Ungkap Kronologi Penyerangan Empat Warga Pakel Diduga Oleh Polisi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi
-
Kado HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Diskon Tarif Trans Jatim untuk Semua Rute Selama Sepekan
-
Warga Kediri Tertipu Ratusan Juta Titik Dapur MBG Fiktif
-
Kecelakaan Maut di Tulungagung, Truk Tabrak Motor, Dua Pemuda Tewas
-
Ini Kronologi Kasus Penipuan yang Libatkan Oknum THL Dishub dan Satpol PP Pemkot Surabaya