Selanjutnya terkait pupuk, Khofifah menjelaskan dari 9 kategori pupuk tinggal 2 yang disubsidi. Sedangkan petani banyak membutuhkan SP36. Dirinya pun sudah menyampaikan hal ini kepada Pak Presiden Jokowi karena Sp36 akan akan berpengaruh pada rendemen padi.
“Keluhan dari para petani ini sudah kami sampaikan kepada Pak Presiden. Insyaallah nanti ketika Pak Presiden panen raya di Jatim dalam minggu ini akan saya sampaikan kembali. Sekarang itu banyak yang rendemen nya dibawah 70 karena sp36 nya dihapus dari kategori pupuk subsidi,” katanya.
Tak hanya memanen, pada kesempatan itu Gubernur Khofifah bersama Bupati Tuban Aditya Halindra menjajal langsung pengoperasian mesin panen Combine Harvester. Alat ini merupakan alat panen dengan banyak fungsi. Diantaranya, sebagai alat panen, alat perontok padi dan juga sebagai alat pembajak sawah.
Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra menyatakan, bahwa Bedasarkan data Dinas Pertanian Potensi area persawahan di Kab. Tuban mencapai 24.127 Ha. Sementara Panen Raya Padi yang dilakukan di Kecamatan Widang memiliki luas area sebesar 2.226 Ha sementara di Desa Ngadirejo seluas 245 hektar.
"Rata rata sekali panen 1 hektar bisa menghasilkan 7.6 ton, bahkan area yang dipanen hari ini bisa mencapai 9 ton/hektar," ungkapnya.
Bupati menjelaskan, bahwa area persawahan di Tuban bisa melakukan tanam sebanyak tiga kali dimana dua diantaranya tanam padi dan satu kali tanam bisa dilakukan di holtikultura. Salah satunya Buah Melon, dimana kualitasnya juga sangat baik.
Berita Terkait
-
Petani Milenial Kembangkan Varietas Baru untuk Agro Wisata Di Buleleng dengan Smart Green House
-
Kiat Memulai Petanian di Lahan Kecil Perkotaan. Di Rumah Juga Bisa Kok...
-
Mentan SYL dan Wamendag Panen Raya dan Lepas Pasokan Bawang Merah ke Ibukota
-
Luar Biasa, Ponorogo Panen Jagung Hasil Penelitian Sendiri
-
Padi di Karangasem Terserang Penyakit Kresek, Terancam Gagal Panen
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari