SuaraJatim.id - Sidang lanjutan kasus suap dana hibah DPRD Jatim digelar dengan terdakwa Abdul Hamid dan Ilham Wahyudi alias Eeng. Dalam kasus itu terungkap fakta persidangan yang bikin jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tercengang.
Jaksa KPK menyorot anggaran atau dana belanja politisi Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak. Dalam setahun, politisi Golkar tersebut menghabiskan dana mencapai Rp 4,3 miliar. Ini terungkap setelah Jaksa membeber sejumlah alat bukti.
Sementara itu, Sahat Tua Simanjuntak sendiri menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus suap yang menghebohkan publik Jatim itu. Jaksa membeberkan beberapa barang bukti dan mengkroscek pada Sahat terkait barang bukti tersebut.
Dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, ada sekitar 30 barang bukti dalam sidang yang hampir 13 jam itu, Selasa kemarin (11/4/2023). Barang bukti tersebut di antaranya adalah bukti-bukti transfer, catatan, uang tunai dan juga pengeluaran pribadi Sahat untuk belanja dalam waktu satu tahun.
Dalam bukti yang dibeber Jaksa KPK tampak catatan belanja Sahat dalam kurun waktu satu tahun sepanjang 2020 yakni sebesar Rp 4.329.000.000. Dalam catatan tersebut tertuang ada 28 item pengeluaran belanja Sahat yang nilainya fantastis.
Di antaranya belanja tas dengan brand ternama seperti LV yang dibeli dengan harga Rp 45 juta, dua tas Channel yang dibeli dengan harga Rp 90 juta dan Rp 105 juta. Kemudian tas Dior Rp 90 juta.
Dalam catatan tersebut, Sahat juga menggelontorkan uang sebesar Rp 54 juta untuk biaya menginap selama satu bulan di hotel Sheraton Surabaya. Sahat juga mengeluarkan uang Rp 220 juta untuk sewa apartemen One Icon Surabaya dan Rp 225 juta untuk sewa satu tahun apartemen Thamrin Jakarta.
Sahat juga mengeluarkan uang Rp 500 juta untuk membeli jam Rolex Daytona, cincin berlian mata merah seharga Rp90 juta, anting berlian mata satu seharga Rp 40 juta, gelang berlian Rp 80 juta, gelang rantai sisik naga Rp 40 juta, gelang berlian warna gold Rp 40 juta, kalung hitam dengan liontin berlian Rp 40 juta.
Perawatan wajah, kulit dan slimming di miracle & klinik di Malang sebesar Rp350 juta, baju, sepatu LV dan sandal merek Hermes Rp80 juta, tas dan sepatu YSL Rp5 0 juta, tabungan BNI Rp 450 juta, tabungan mandiri Rp 150 juta, laptop dan biaya kursus bahasa Mandarin Rp 35 juta.
Kemudian mobil Honda CRV baru tahun 2020 Rp 560 juta, biaya hidup selama enam bulan dengan rincian per bulan Rp 40 juta, total Rp 320 juta, buka cafe di Pontianak bisnis Sendy Wanty dan adiknya Rp 150 juta.
Dengan bukti yang dibeber KPK, Sahat tak menampik. Dia mengakui bahwa itu adalah catatan pengeluaran belanja pribadi dirinya. "Benar, itu catatan pengeluaran pribadi saya," kata Sahat menambahkan.
Usai sidang, Jaksa Arif Suhermanto mengatakan bahwa bukti tersebut ditemukan Jaksa KPK saat melakukan penggeledahan di rumah Sahat. "Jadi bukti tersebut kita dapat saat kita melakukan penggeledahan, bukti berupa catatan belanja dia (Sahat) dalam satu tahun yakni tahun 2020," ujarnya.
Berita Terkait
-
DPRD Provinsi Jatim Sorot Terbatasnya Minyakita di Ponorogo, Mirza: Harus Ada Sanksi ke Perusahaan Minyak Goreng
-
Usut Dugaan Suap Dana Hibah DPRD Jatim, KPK Periksa 21 Ketua Pokmas Madura
-
Viral Video Anggota DPRD Jatim Sawer Bupati Bojonegoro Rp100 Ribu ketika Diatas Panggung, Apa Alasannya?
-
Viral Bupati Bojonegoro Disawer Uang Rp100 Ribu oleh Anggota DPRD Jatim, Netizen: Nyawernya Pakai Uang Kita
-
Biar Clear! Dana Hibah Jatim Perlu Dihapus, Gubernur dan Wakilnya Harus Diperiksa
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT