Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Senin, 17 April 2023 | 20:18 WIB
Gubernur Jtaim, Khofifah Indarparawansa saat memimpin Apel Operasi Ketupat 2023. (Dok: Pemprov Jatim)

Lebih lanjut Khofifah menegaskanm Kemenhub RI telah memperkirakan potensi peningkatan pergerakan masyarakat. Jika tahun lalu pergerakan masyarakat mencapai 85,5 juta orang, di tahun 2023 diprediksi jumlahnya meningkat menjadi 123,8 juta orang atau meningkat 44,8%.

Dijelaskannya, bahwa Operasi Ketupat tahun ini melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya.

"Seluruh, para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 Pos Pengamanan," tandasnya.

Demi kelancaran arus mudik dan balik, maka Gubernur Khofifah menegaskan bahwa akan dilakukan pembatasan operasional angkutan barang. Meski begitu akan ada klasifikasi tertentu angkutan yang masih diizinkan beroperasi, seperti kendaraan pengangkut BBM, hantaran uang, hewan ternak, pupuk dan bapokting.

Baca Juga: Cek! Segini Tarif Tol Trans Jawa 2023 dan Perkiraan Biaya untuk Golongan 1 dari Barat ke Timur

"Pastikan kendaraan-kendaraan tersebut dilengkapi surat muatan yang ditempelkan pada kaca kendaraan sebelah kiri, sehingga mempermudah proses pemeriksaan. Apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang masih beroperasi di luar ketentuan, maka segera lakukan penindakan," ungkapnya.

Untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas pada jalur tol, perlu dilakukan langkah-langkah bersama stakeholder terkait dengan menambah petugas gardu satelit, melakukan manajemen rest area, patroli sterilisasi bahu jalan dan menyiagakan tim kontijensi dengan sarpras pendukung seperti mobil derek, ambulance, damkar, serta SPBU mobile.

Disamping menjamin kamseltibcar lantas, seluruh Pasukan juga harus menjaga situasi kamtibmas melalui berbagai kegiatan seperti patroli pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi tindak pidana. Khusus bagi rumah yang ditinggal mudik, imbau masyarakat agar melapor ke ketua RT/ RW maupun Bhabinkamtibmas setempat dan lakukan penguatan patroli, serta aktifkan siskamling dengan menerapkan one gate system.

Selain itu, para personel berseragam di tempat ibadah terutama pada pelaksanaan sholat Idul Fitri melibatkan personel TNI-Polri, Ormas serta Mitra Kamtibmas lainnya. Terkait aktivitas masyarakat di lokasi wisata, Kapolri minta untuk dilakukan patroli jalan kaki, rekayasa lantas jalur keluar masuk tempat wisata serta mendorong pembelian tiket, pengaturan parkir, dan siagakan tim tanggap bencana.

"Berbagai langkah dalam Operasi Ketupat 2023 diharapkan mampu berjalan dengan baik, sehingga kita dapat memastikan kelancaran hari raya Idul Fitri 1444 H, serta mewujudkan “Mudik yang Aman dan Berkesan” begitu pula pada saat arus balik," jelasnya.

Baca Juga: 6 Etika Mudik saat Naik Kendaraan Umum, Jangan Seenaknya!

Disamping kerawanan yang timbul akibat peningkatan mobilitas masyarakat, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting harus tetap terjaga. Tingkatkan koordinasi antara satgas pangan dengan stakeholder terkait sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Load More