SuaraJatim.id - KPU Jember mencatat ada lima nama Tuhan yang masuk dalam daftar pemilu tetap (DPT) pada Pemilu 2024.
Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi mengatakan, jumlah nama Tuhan di wilayahnya berkurang satu. Pada Pemilu 2019 ada enam orang memiliki nama Tuhan.
"Satu orang di antaranya sudah meninggal dunia," ujarnya, Selasa (4/7/2023).
Lima orang bernama Tuhan yang memiliki hak suara pada Pemilu 2024, yakni ada di Desa Tutul di Kecamatan Balung, Desa Pringgowirawan dan Desa Karangbayat di Kecamatan Sumberbaru, Kelurahan Slawu di Kecamatan Patrang, dan Desa Kemuninglor di Kecamatan Arjasa.
"Nama Tuhan di Desa Tutul masuk sebagai pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 22, kemudian Tuhan di Desa Pringgowirawan di TPS 19, Tuhan di Desa Karangbayat di TPS 12, Tuhan di Kelurahan Slawu masuk TPS 12, dan pemilih Tuhan di Desa Kemuninglor terdaftar di TPS 13," katanya.
Hanafi meyakinkan, orang-orang dengan nama Tuhan tersebut bukan hasil rekayasa. Mereka telah mengikuti pemilu sejak dulu sebelum 2019.
Dia berharap, pada Pemilu 2024 orang-orang pemilik nama Tuhan tersebut menyalurkan hal pilihnya.
"Mudah-mudahan kelima Tuhan itu menyalurkan hak pilihnya di masing-masing TPS yang sudah ditentukan, sehingga angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 di Jember dapat meningkat," katanya.
Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 di Jember mencapai 1.972.216 orang yang terdiri dari 997.449 pemilih perempuan dan 974.767 pemilih laki-laki yang tersebar di 248 desa dan kelurahan dengan jumlah TPS sebanyak 7.706 TPS. [ANTARA]
Baca Juga: PDIP Meragukan Jokowi Memilih Prabowo Sebagai Suksesor
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Fakta Kebun Binatang Surabaya Usai Digeledah Kejati Jatim, Manajemen Pastikan Wisata Normal
-
Kasus Pencabulan Santriwati: Oknum Lora Bangkalan Ditahan Polda Jatim, Korban Dibawa Kabur 19 Hari!
-
Soal Bantuan Korban Gempa Pacitan, Ini Kata Wagub Jatim
-
Asrama Santri Pesantren di Pamekasan Terbakar, 2 Bangunan Ludes
-
Gempa Pacitan Rusak 8 Bangunan di Trenggalek, Termasuk Balai Desa