SuaraJatim.id - Desa Ngadas di Kabupaten Malang termasuk dalam salah satu desa tertinggi di Jawa Timur. Desa ini berada di ketinggian sekitar 2150 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Secara geografis, Desa Ngadas masuk dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Desa ini merupakan salah satu dari 36 desa Suku Tengger.
Untuk menuju ke Desa Ngadas cukup mudah. Wisatawan bisa mengikuti arah yang telah ada atau jika dari Surabaya mengarah ke selatan menuju Kota Malang.
Cari jalur menuju ke wilayah Tumpang, dan lanjut ke Poncokusumo. Wilayah Desa Ngadas masuk wilayah Kecamatan Poncokusumo.
Pemkab Malang telah menetapkan Ngadas sebagai desa wisata sejak 2014. Topografinya yang berbukit menyajikan suasana sejuk dan pemandangan indah.
Desa Ngadas merupakan enclave (kantung) dari TNBTS dan berada di ketinggian mencapai 2150 mdpl. Tidak heran bila suhu udara di tempat ini berkisar antara 0° celsius hingga 18° celsius. Nyaris selalu diselimuti kabut tipis.
Begitu masuk desa ini lagsung disuguhkan pemandangan bukit-bukit hijau. Apabila cuaca cerah, puncak Gunung Semeru terlihat jelas dari desa tersebut.
Selain pemandangan indah, desa ini juga kental dengan budaya. Masyarakat Desa Ngadas masih menjaga erat budaya khas Suku Tengger.
Tidak perlu khawatir berwisata di Desa Ngadas, karena sudah banyak homestay. Wisatawan bisa memilihnya dengan fasilitas yang beragam.
Baca Juga: Habiskan Rp200 Miliar, Renovasi Stadion Gajayana Malang Bakal Meniru Markas Bali United
Jangan lupa untuk menyiapkan jaket tebal, karena suhu udara di Desa Ngadas bisa mencapai minus di bulan-bulan tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan