SuaraJatim.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil meraih penghargaan sebagai Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) Terbaik kategori Kinerja Penerbitan SKA dari Kementerian Perdagangan RI. Penghargaan ini diterima Jatim karena dinilai telah memenuhi kriteria jumlah Surat Keterangan Asal (SKA) terbanyak, nilai ekspor tertinggi dan jumlah eksportir pengguna SKA terbanyak.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim Iwan dalam gelaran Rapat Koordinasi IPSKA di Semarang, Jawa Tengah pada Selasa, (26/9/2023). Sebagaimana diketahui, SKA sangat bermanfaat untuk peningkatan daya saing produk Indonesia di negara tujuan ekspor. Sebab SKA dapat mengurangi bahkan membebaskan bea masuk di negara tujuan yang telah memiliki perjanjian dagang atau Free Trade Agreement dengan Indonesia.
Atas diterimanya penghargaan ini, Khofifah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para eksportir dan insan perdagangan Jatim. Ia juga menyebut bahwa penghargaan ini adalah wujud kemudahan serta kecepatan perizinan ekspor di Jatim.
"Alhamdulillah, ikhtiar kita untuk memajukan ekspor di Jatim kembali diapresiasi. Ini wujud kerja keras kita semua yang tidak henti berupaya membuka jalan pemasaran ke luar negeri bagi seluruh pelaku usaha di Jawa Timur," katanya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu, (27/9/2023).
Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim terus menggenjot penerbitan SKA. Hal itu dilakukan sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo. Dimana untuk percepatan pertumbuhan ekonomi dan investasi harus diiringi dengan kecepatan dan kemudahan proses perizinan.
"Wujud percepatan dan kemudahan itu salah satunya adalah SKA ini. Karena sebelumnya, banyak komoditi kita yang sebenarnya sudah standar ekspor, namun terkendala oleh perizinan, sehingga belum bisa menembus pasar mancanegara. Tentu kita tidak mau hal ini jadi penghambat,” ungkap Khofifah melanjutkan.
Berdasarkan data Disperindag Provinsi Jatim, selama Januari-Agustus 2023, Pemprov Jatim telah menerbitkan 70.784 SKA dengan nilai ekspor (FOB) sebesar USD 7,24 miliar, atau setara 56,83 persen dari total ekspor non migas Jatim. Tidak hanya itu, pertumbuhan ekspor non migas Jatim month to month (mtm) tumbuh sebesar USD 160 juta atau setara 11,84 persen pada Agustus 2023. Tumbuhnya nilai ekspor dipengaruhi oleh kemudahan dan kecepatan penerbitan SKA bagi para eksportir.
Lebih lanjut, Khofifah berpesan, penghargaan ini tidak boleh kemudian menjadi tujuan akhir. Sebaliknya, penghargaan ini harus mendorong pelayanan IPSKA untuk lebih ditingkatkan kualitasnya. Karena kecepatan dan kemudahan perizinan bagi para eksportir adalah kunci untuk meningkatkan nilai ekspor. Sehingga, pelayanan IPSKA Jatim terus berbenah ke depannya.
“Terima kasih atas kerja kerasnya selama ini, semoga penghargaan ini bisa menjadikan pelayanan IPSKA Provinsi Jawa Timur semakin baik dalam membantu eksportir yang membutuhkan SKA. Harapannya ikhtiar ini bisa terus meningkatkan nilai ekspor Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.
Baca Juga: Cerita Pengusaha Kopi Asal Bandung Bisa Buat Produknya Tembus hingga Pasar Global
Berita Terkait
-
Produk Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp106,45 Miliar di CAEXPO 2023
-
Berhasil Majukan Peternakan, Jatim Borong 4 Penghargaan dari Kementan
-
HUT Pemprov Jatim ke-78, Gubernur Khofifah Berangkatkan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya
-
Hadapi Gugatan Utang Minyak Goreng Rp344 Miliar, Begini Kata Kemendag
-
Ini Syarat Agar UKM Bisa Menjangkau Pasar Global
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan