SuaraJatim.id - Ular piton berukuran jumbo tiba-tiba masuk ke pekarangan rumah sehingga membuat warga Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur panik. Untungnya, piton itu berhasil diamankan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar).
Ini bukan pertama kalinya piton masuk ke lingkungan warga. Pada awal Oktober lalu, Damkar Tuban juga mengamankan ular berjenis sanca kembang di Kecamatan Semanding.
Kasus anyar ular piton masuk ke pekarangan terjadi pada 19 Oktober 2023. Hewan ini secara tiba-tiba masuk dan muncul di pekarangan rumah milik Sumitro, yang merupakan warga Dusun Krajan, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding.
Sontak, kehadiran ular itu membuat kaget pria yang juga seorang pensiunan TNI tersebut. Ia langsung melaporkan temuan ular berukuran besar ini kepada petugas Satpol PP dan Damkar Tuban.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji mengatakan jika pihaknya mendapatkan laporan adanya penemuan ulat jenis piton itu, pada pagi hari tadi. “Kami dari pos Pemadam Kebakaran Tuban menerima laporan permohonan evakuasi ular sanca, dari saudara Sumitro yang berada di area pekarangan rumahnya,” ungkapnya.
Setelah mendapatkan laporan adanya penemuan tersebut, lanjutnya, petugas dari tim Damkar Tuban langsung bergerak cepat dengan mengerahkan sejumlah personel, untuk mendatangi lokasi kejadian.
Selang beberapa menit tindakan evakuasi dilakukan, petugas Damkar Tuban berhasil mengevakuasi ular berukuran besar yang membuat resah warga sekitar. “Tim Pos Damkar Tuban melakukan tindakan cepat, untuk mengevakuasi Ular Sanca tersebut, sebagai tindakan untuk memberi rasa aman bagi warga sekitar dari serangan ular sanca,” kata Sumitro dikutip dari BlokTuban.com--jaringan SuaraJatim.id.
Lebih lanjut, Sutaji menambahkan dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat setempat, terkait langkah ataupun penanganan yang dapat dilakukan apabila ular kembali meneror warga.
“Tim juga memastikan dan memberikan edukasi penanganan, jikalau kembali ada ular sanca yang muncul,” sambungnya. Petugas mengimbau bagi masyarakat yang mendapati hewan melata seperti ular yang membahayakan ini di rumah agar lebih aman bisa menghubungi tim Satpol PP dan Damkar di Jl. RA.Kartini Kutorejo Kec.Tuban Kab.Tuban Timur Kantor Pos Telp (0356) 321003, untuk proses evakuasi.
Baca Juga: Motor Tabrakan di Ring Road Tuban, Seorang Pelajar SMA Tewas
Tim Damkar Tuban sendiri sudah memasang pengumuman melalui media sosial resminya. Mereka beberapa kali berhasil mengamankan ular piton berukuran jumbo yang menyelinap di rumah warga.
"Kalau belum berpengalaman menangkap ular, lebih baik hubungi kami, Tim Damkar Tuban lewat 0857-4579-4650 atau klik di Google 'CallcenterdamkarTuba', ada '39' nomor telepon kami," ungkap akun Instagram Tim Damkar Tuban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami