SuaraJatim.id - Seorang pria SY warga Desa Gemulung, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ditangkap Polsek Jenu usai menebang pohon secara ilegal. Pria 27 tahun tersebut menebang 8 pohon jati dari hutan RPH Sugihan BKPH Kerek masuk kawasan Desa Temaji, Kecamatan Jenu.
Kapolsek Jenu, Iptu Rianto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/10/2023) sekitar pukul 22.30 WIB. Aksi SY tersebut diketahui oleh saksi bersama Polhutmob Sudarsono dan RPH Sugihan bernama Usman Hudi berpatroli di wilayah RPH Sugihan.
Ketika berada di Petak 23D Kelas KU IV bagian hutan Kerek, saksi kemudian mendengar ada suara pohon yang roboh. Ketika dihampiri asal suara tersebut, ada sejumlah orang yang melarikan diri.
“Saksi melihat beberapa orang melarikan diri,” ucap Rianto dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Jumat (20/10/2023).
Setelah dikejar, petugas mengamankan SY alias Saban, warga Desa Gemulung. SY tepergok sedang bersembunyi di semak-semak.
“Setelah itu, saksi dari KRPH Sugihan langsung menghubungi Polsek Jenu, yang kemudian bergegas anggota kami mendatangi lokasi kejadian,” katanya.
Hasil pemeriksaan, SY menebang pohon untuk dijual. Akibat perbuatan SY, diperkirakan kerugian mencapai Rp7 juta. “Kalau kerawanan, di Jenu baru kali ini menangani kasus tersebut,” kata dia.
SY kini hanya bisa menyesali perbuatannya. Polisi menjeratnya dengan Pasal 12 huruf c Jo Pasal 82 ayat (1) huruf c Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
“Dengan ancaman hukuman paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar,” tanadasnya.
Baca Juga: Ular Piton Jumbo Masuk Pekarangan Rumah, Warga Bektiharjo Panik dan Panggil Damkar
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026