SuaraJatim.id - Warga Grati, Kabupaten Pasuruan digegerkan temuan korban pembunuhan. Korban bernama Eddi Santoso (42) mengalami banyak luka tusukan.
Pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu (2/12/2023). Eddi Santoso sempat meminta pertolongan warga sebelum menghembuskan napas terakhir di RSUD Grati.
Belakangan diketahui, Eddi meninggal usai dibunuh temannya bernisial RAGT (41), warga Sidoarjo. Pelaku sudah ditangkap polisi tidak lama setelah peristiwa pembunuhan tersebut.
Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Aziz Pratas Guspitu mengatakan, pembunuhan tersebut berawal saat korban menagih uang hasil investasi kepada pelaku. Keduanya kemudian pergi menjual perhiasan batangan emas milik pelaku di daerah Kecamatan Grati.
“Dari keterangan tersangka, korban selalu menagih uang investasi kepada pelaku sebesar Rp1,4 miliar. Akhirnya pelaku jengkel karena sering ditagih dan kemudian membunuh korban,” ujar Aziz dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Senin (4/12/2023).
Saat berada di tengah perjalanan, korban mengajak pelaku berhenti untuk buang air kecil. Ketika itulah pelaku mengurungkan niatnya menjual perhiasan seberat 1,8 kilogram.
Pelaku kemudian menghabisi korban dengan menggunakan senjata tajam. “Pelaku menusuk korban di beberapa bagian yakni di perut, muka, dan lengan korban. Korban sempat melarikan diri dan meminta pertolongan kepada warga namun saat dilarikan ke RSUD Grati, korban meninggal dunia,” katanya.
Tidak lama setelah peristiwa tersebut, polisi menangkap pelaku. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, 48 emas batangan milik tersangka, satu buah pisau, satu unit mobil Wuling Cortez, dan dua unit handphone.
Pelaku kini terancam Pasal 340 tentang tindak pidana pembunuhan yang direncanakan.
Baca Juga: Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan dengan Pisau Menancap di Mulut, Mulai Terungkap
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
-
Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya