SuaraJatim.id - Polisi mengamankan pelaku penculikan dan pencabulan terhadap anak berinisial AM (31) warga Desa Sreseh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang. Proses penangkapan berlangsung dramatis.
Pelaku sempat kabur ke area persawahan saat digrebek. Polisi melepas tembakan peringatan agar pelaku berhenti dan berhasil ditangkap.
Kasus tersebut terbongkar usai orang tua korban di salah satu desa di Kecamatan Torjun melaporkan ke kepolisian.
Polres Sampang yang mendapatkan laporan langsung bergerak dan melakukan penyelidikan. Polisi kemudian bergerak dan menangkap AM di rumahnya di Kecamatan Sreseh.
Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Edi Eko Purnomo mengungkapkan, pelaku mengakui telah berbuat cabul di empat TKP.
“AM mengakui telah berbuat cabul di empat TKP yang berbeda dan semua korbanya merupakan anak di bawah umur, di antaranya di Kecamatan Sreseh 3 kali dan Kecamatan Torjun 1 kali,” ujarnya dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Selasa (12/12/2023).
Modus pelaku ini mengajak korban untuk membeli sesuatu. AM kemudian menunggu korbannya lengah untuk berbuat cabul.
“Pelaku juga mengaku pencabulan itu dilakukan karena nafsu saat melihat korbannya, padahal ia telah beristri dan mempunyai anak,” katanya.
Edi mengungkapkan, pelaku ini merupakan perantau asal Lampung yang tinggal di Sampang lima tahun.
Baca Juga: Daftar Kepala Daerah di Jatim yang Habis Masa Jabatannya Bulan Ini, Ada Khofifah-Emil Dardak
Kini, pelaku hanya bisa menyesali perbuatannya dan terancam hukuman penjara. “Akibat perbuatanya pelaku terancam dijerat dengan pasal 81 dan 82 ayat 1 UU RI nomor 17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya
-
Gempar! 2 Oknum Hakim PN Lumajang Terseret Isu Sabu, Ketua Pengadilan: Belum Ada Laporan
-
Ribuan Warga Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Apresiasi Nasionalisme
-
Pabrik Mi di Mojokerto Ludes Dilalap Api, 10 Kontainer Produk Hangus