SuaraJatim.id - Kemampuan kiper berdarah Surabaya Cyrus Margono bersama klub Liga Yunani Panathinaikos layak diancungi jempol. Terbaru, ia tunjukkan kemampuannya gagalkan penalti.
Lewat unggahan akun Instagram miliknya, Cyrus unggah video saat ia mampu menepis sepakan penalti lawan. Aksi Cyrus ini dilakukannya saat Panathinaikos B bertanding melawan PS Kalamata pada akhir pekan lalu, Sabtu (16/12).
Pada menit ke-46, PS Kalamata yang bertindak sebagai tuan rumah mendapatkan hadiah penalti. Jeronimo Barrales yang jadi algojo tak mampu menembus gawang Cyrus Margono.
Cyrus dengan ketenangannya mampu menepis sepakan dari Barrales dengan apik. Meski sepakan Barrales begitu keras, Cyrus mampu menepis bola tersebut hingga mengamankan gawangnya.
Menariknya ini bukan kali pertama, Cyrus Margono gagalkan sepakan penalti. Enam hari lalu, ia juga mampu menepis tendangan penalti lawan dengan sangat apik.
Pada musim ini bersama Panathinaikos, Cyrus Margono telah bermain sebanyak 4 kali dan kebobolan 4 gol. Dari catatan Transfermarkt, Cyrus dari 4 laga mampu cleansheet sebanyak 1 pertandingan.
Darah Surabaya Cyrus Margono
Darah Surabaya, Jawa Timur didapat Cyrus Margono didapat dari sang ayah, Johan yang ternyata lahir di Bali. Meski lahir di Bali, Johan besar di Surabaya. Sementara sang ibu, berasal dari Iran.
Cyrus lahir di New York, Amerika Serikat, pada 9 November 2001. Berbeda dengan para pesepak bola lainnya, Cyrus Margono mengawali kiprahnya di sepak bola di level universitas atau level kampus.
Baca Juga: Tarif Tol Surabaya-Solo Saat Libur Akhir Tahun 2023, Cek Jangan Sampai Kehabisan Saldo
Diketahui ia sempat bermain bagi Denver Pioneers yang merupakan tim University of Denvers dan kemudian bermain untuk Kentucky Wildcats di University of Kentucky, sebelum menapaki karier profesional di Panathinaikos B.
Sebelum pihaknya memproses perpindahan kewarganegaraan, Cyrus Margono ternyata sempat memiliki berstatus Warga Negara Indonesia.
Cyrus sempat memiliki kewarganegaraan Indonesia sebelum dirinya berusia 21 tahun. Sayangnya, ia tidak memiliki paspor Indonesia saat lahir dan tumbuh besar di Amerika Serikat.
Beberapa tahun lalu, Cyrus Margono sempat dilirik oleh Timnas Indonesia, kala pelatih kiper tim nasional, Yoo Jae-hoon, menghubunginya.
Namun saat itu Yoo Jae-hoon mengatakan bahwa Cyrus tak memberikan respons saat dihubungi olehnya pada awal tahun 2022 lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Tarif Tol Surabaya-Solo Saat Libur Akhir Tahun 2023, Cek Jangan Sampai Kehabisan Saldo
-
Belasan Kendaraan Terbakar, Damkar Butuh Waktu 7 Jam Untuk Padamkan Api di Gudang Tiner Surabaya
-
Kebakaran Hebat di Jalan Kalianak 55 Surabaya, Sejumlah Orang Alami Luka Bakar
-
Cuma Gara-gara Uang Rp50 Ribu Jatuh di Tengah Jalan, Warga Surabaya Tewas Tertabrak
-
Viral! Peminta Uang Mengetuk Kaca Mobil di Surabaya, Satpol PP Turun Tangan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Simak 7 Keuntungan BRI Debit FC Barcelona: Ada Penarikan Undian Berpeluang Menang Trip ke Camp Nou
-
Aksi Brutal Mr X di Kamar Kos Probolinggo: Saat Tidur Jadi Tragedi Berdarah dan Pengkhianatan
-
Bisnis 'Kamar Sultan' di Balik Lapas Blitar: Nego Alot Rp100 Juta Jadi Rp60 Juta
-
Efek Domino Tragedi Bekasi: Tiga KA dari Surabaya Berhenti Melaju, Tiket Diganti 100 Persen
-
Ironi Jembatan Darurat di Bondowoso: Belum 1 Bulan Sudah Ambyar