SuaraJatim.id - Manajemen Arema FC meliburkan pemainnya hingga Januari 2024. Libur panjang tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan Jhon Alfarizi dkk untuk berkumpul dengan keluarga.
Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas berharap kesempatan berkumpul bersama dengan keluarga tersebut bisa dimanfaatkan untuk bercengkerama dengan keluarga.
Dia menilai, cara tersebut efektif untuk membangkitkan semangat pemain agar saat berkumpul bisa kembali bermain bagus.
“Tentu saja demikian, semoga nanti pemain bisa lebih fresh, tidak hanya kebugaran fisik tetapi juga psikis, bagaimanapun juga setelah bertemu dengan keluarga, liburan pasti ada kekuatan tersendiri. Kami berharap itu memberikan dampak positif untuk tim,” ujarnya dikutip dari laman PT LIB, Sabtu (23/12/2023).
Wiebie menjelaskan untuk masalah kondisi, menurutnya sebagai pemain profesional tentu tetap bisa menjaga kondisi.
“Kami rasa semuanya merasakan kondisi yang sama. Namun tentu harapanya kondisi pemain nanti setelah libur lebih bugar, tapi kebugaran mungkin tidak menjadi kendala karena mereka adalah pemain profesional yang tetap menjaga kondisi,” ungkapnya.
Arema FC saat ini masih terjebak di zona degradasi. Singo Edan berada di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan mengoleksi 21 poin. Selisih 4 poin dengan Persis Solo yang berada di posisi ke-15 dengan 25 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
UNU Blitar Akhirnya Rekomendasikan Pemecatan Dosen yang Melecehkan Mahasiswinya
-
Pecah Kaca di Siang Bolong: Fortuner Jadi Sasaran Empuk Maling Usai Ambil Uang di Bank Banyuwangi
-
Satu Hilang, Dua Nyaris Tewas: Tragedi di Balik Penggelontoran Air PLTA Wlingi Blitar
-
Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual