SuaraJatim.id - Beda dengan wisatawan lain yang memanfaatkan liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2024 ke kampung halamannya. Namun, hal itu berbeda dengan warga Jawa Timur.
Dewi Kurnia (30) warga Jatim nampaknya lebih memilih berlibur bersama keluarga ke kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Bahkan, Dewi menjelaskan alasan dirinya lebih memilih berlibur ke Monas.
"Dulu saya pernah ke Monas tapi masih kecil, kemudian setelah saya pindah ke luar kota maka saya ingin sekali datang ke Monas," ujarnya, dikutip dari Antara, Senin (25/12/2023).
Dewi yang datang bersama keluarga besarnya ini mengaku sedikit "pangling" melihat wajah Monas yang banyak berubah.
"Yang pasti, Monas sekarang lebih rapi dan tertata lebih baik," katanya.
Sementara itu, Azis (48) yang datang dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) ini mengaku baru pertama kali mengunjungi monumen yang dibangun pada tahun 1961 ini.
"Saya pertama kali datang ke Jakarta, makayny saya langsung ingin tahu Monas, biasanya hanya liat di televisi saja," kata pria yang datang bersama istri dan kedua anaknya.
Azis mengaku sangat terpukau dengan kawasan ini dan berjanji jika kembali ke Jakarta akan mengunjungi Monas lagi.
"Apalagi Monas kan jadi ikon kota Jakarta, jadi kalau ke sini (Jakarta) wajib ke Monas," katanya.
Nanda Putri (19) yang berasal dari Depok (Jawa Barat) mengaku sering ke Monas, walau hanya sekedar berswafoto ataupun bermain-main bersama teman-temannya.
"Sering, biasanya sih 'pas' hari libur atau kalau sedang bosan di rumah, selain tempatnya nyaman, biayanya juga murah," katanya.
Untuk hari ini Nanda berkunjung ke Monas karena ada acara spesial di kawasan tersebut, yaitu "Monas Week Desember 2023". Acara yang ingin dilihat salah satunya adalah air mancur menari.
Kawasan Monas memiliki acara yang diberi nama "Monas Week Desember 2023" yang diselenggarakan pada 24-31 Desember 2023.
"Monas Week Desember 2023" menyelenggarakan air mancur menari yang diselenggarakan dalam dua sesi, yaitu pukul 19.30-20.00 WIB dan pukul 20.30-21.00 WIB.
Kemudian video mapping yang diselenggarakan pada pukul 20.00-20.30 WIB dan pukul 21.00-21.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026