SuaraJatim.id - Elektabilitas paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka terbilang selalu mengungguli kedua paslon lainnya yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD).
Trend kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran dipotret melalui survei Lingkaran Survei Indonesia dalam empat bulan terakhir yakni September, Oktober, November, dan Desember 2023.
Prabowo-Gibran Konsisten Dipuncak
Pada bulan September 2023 elektabilitas Prabowo-Gibran sebasar 39,3 persen, kemudian sempat menurun pada Oktober 2023 menjadi 36,8 persen.
Kemudian, pada sejak awal November 2023 tren kenaikan elektabilitas Prabowo Gibran dengan angka yang selalu di atas 40 persen yakni 40,3 persen kemudian naik menjadi 42,9 persen pada akhir November 2023.
Elektabilitas Prabowo-Gibran juga masih stabil di angka 40 persen pada awal Desember 2023 yakni sebesar 41,2 persen. jumlah tersebut kembali naik pada akhir Desember 2023 yakni sebesar 43,3 persen.
Ganjar-Mahfud Merosot
Berdasarkan survei LSI tersebut, elektabilitas Ganjar-Mahfud terus mengalami penurunan sejak bulan September 2023 hingga akhir Desember 2023.
Pada september 2023, elektabilitas Ganjar-Mahfud sebesar 36,9 persen. Sementara, pada Oktober 2023 elektabilitas Ganjar-Mahfud turun menjadi 35,3 persen.
Baca Juga: Perkembangan Pilpres Diujung 2023 Versi LSI, Prabowo-Gibran Konsisten Diatas AMIN dan Ganjar-Mahfud
Penurunan elektabilitas Ganjar-Mahfud pada awal November 2023 kambali turun diangka 28,6 persen. Kemudian pada akhir November 2023 juga lagi-lagi mengalami penurunan menjadi 24,9.
Pada awal Desember 2023, terjadi kenaikan elektabilitas Ganjar-Mahfud menjadi 26,8 persen. Namun, penurunan kembali terjadi pada survei akhir Desember 2023 ini yakni sebesar 22,9 persen.
AMIN Merangkak Naik
Elektabilitas AMIN cenderung terus naik meski sedikit demi sekidikit. Pada akhir Desember 2023 ini AMIN bahkan mampu melampaui Ganjar-Mahfud dengan selisi 3 poin.
Pada September 2023, elektabilitas AMIN hanya sebasar 15 persen dan terpaut jauh dari dua calon lainnya. Kemudian pada Oktober 2023 elektabilitas paslon yang mengusung perubahan itu naik menjadi 17,2 persen.
Trend kenaikan elektabilitas AMIN juga terjadi pada bulan November 2023. Pada awal bulan elektabilitas AMIN sebesar 20,3 persen dan kembali naik pada akhir November 2023 menjadi 24 persen.
Berita Terkait
-
Perkembangan Pilpres Diujung 2023 Versi LSI, Prabowo-Gibran Konsisten Diatas AMIN dan Ganjar-Mahfud
-
Puluhan Kiai dan Gus se-Jatim Dukung Prabowo-Gibran, Alasan di Baliknya Diungkap Sosok Ini
-
Soe Hok Gie Pernah Sebut Prabowo Kehilangan Romantik, Dongkol Gegara Ini
-
Survei FAPTI: Prabowo-Gibran Maju ke Putaran Kedua Pilpres 2024, Bagaimana dengan Ganjar dan Anies?
-
Prabowo Unggah Momen Perayaan Natal Nasional, Sosok Rambut Putih Bikin Salfok
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Nahdliyin Muda Serukan 7 Tuntutan, Diadang Banser di Muktamar NU
-
Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan
-
Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting