SuaraJatim.id - Viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah rumah di daerah Kasin, tepatnya Gang Kramat, Kota Malang, Jawa Timur, ambruk usai tergerus tanah longsor, Senin (8/1/2024).
Video Detik-detik rumah ambruk itu terjadi sempat terekam oleh warga sekitar. Kini video itu viral usai dibagikan oleh akun instagram @malangraya_info.
Dalam video berdurasi 43 detik itu terlihat sebuah bangunan rumah yang pada bagian bawahnya perlahan longsor. Pipa saluran air juga perlahan patah dan lepas.
Tak berapa lama, bagian atas bangunan tersebut tiba-tiba ambruk ke sungai. Bahkan sejumlah perabotan rumah tangga seperti lemari juga terjatuh ke sungai. Barang-barang seperti piring dan perabot lain pun turut hanyut ke sungai.
Dalam video juga terdengar suara teriakan warga yang melihat peristiwa tersebut.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet. Ada yang membahas soal peraturan untuk mendirikan bangunan di pinggir sungai.
"Harusnya ada jarak minimal mendirikan bangunan di bantaran sungai," ujar andi***
"Makanya kalau sudah tau tanahnya di pinggir sungai sisain beberapa meter untuk peresapan air kayak gini jadinya yang salah manusianya, bencana disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri," komen karina***
"Bukti serakahnya manusia dan bukti alam bisa mengambil semua seketika," kata rrra***
Baca Juga: Detik-detik Menegangkan! Kaca Bus Pecah Gegara Dilempar Batu di Jalanan Ngawi
"Makanya itu sepadan sungai harusnya jadi area bersih bebas bangunan. Apalagi pemukiman. Sangat bahaya," kata boni***
"Tanah disitu memang rawan longsor kalau hujan," kata ibey***
Jarak Antara Bangunan dan Sungai
Dalam Ketentuan Pasal 5 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik 21 Indonesia Nomor 28/PRT/M/2015 Tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau menentukan garis sempadan sungai tidak bertanggul dalam kawasan perkotaan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 4 Ayat 2 huruf (a) ditentukan Sebagai berikut:
- Paling sedikit berjarak 10 (sepuluh) meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai, dalam hal kedalaman sungai kurang dari atau sama dengan 3 (tiga) meter
- Paling sedikit berjarak 15 (lima belas) meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai, dalam hal kedalaman sungai lebih dari 3 (tiga) meter sampai dengan 20 (dua puluh) meter
- Paling sedikit berjarak 30 (tiga puluh) meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai, dalam hal kedalaman sungai lebih dari 20(dua puluh) meter.
- Sementara itu Garis sempadan sungai bertanggul di dalam kawasan perkotaan sebagai mana yang di maksud dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/PRT/M/2015 Tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau ditentukan paling sedikit berjarak 3 (tiga) meter dari tepi lua kaki tanggul sepanjang alur sungai
Kontributor : Fisca Tanjung
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh