SuaraJatim.id - Beredar video viral yang memperlihatkan keriuhan saat debat Pilpres 2024 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (7/1). Pada video tersebut, sayup-sayup terdengar sejumlah orang teriakkan hinaan kepada paslon nomor 1, Anies Baswedan.
Pada video yang beredar itu, terlihat para pendukung pasangan Prabowo-Gibran. Video ini kemudian bernarasikan bahwa pendukungan paslon nomor 2 yang hina Anies Baswedan.
Cheryl Tanzil, Juru Bicara Tim Kampanye Prabowo-Gibran lewat akun Twitter pribadinya @CherylTanzil membantah bahwa narasi pada video yang beredar tersebut.
Ditegaskan oleh Cheryl Tanzil bahwa bukan pendukung Prabowo-Gibran yang teriakkan kata hinaan kepada Anies Baswedan.
"Mau ketawa, Mbak mbak… visual video ini supporter kami senyum2 santai bicara bisik2. Justru suara di video ini jelas dari arah kiri belakang kamera suara teriakan “Anies b****t”. cuit Cheryl Tanzil membalas postingan akun @diandra_sari03.
Akun @diandra_sari03 sebelumnya unggah video soal tudingan pendukung Prabowo-Gibran hina Anies Baswedan.
"Lebih parah ini Mba...Wkwkwkkw....Malu-maluin ga tau dirI. Apa begini modal jadi kader PSI," tulis akun tersebut.
Cheryl Tanzil lebih lanjut menyebut dugaan pendukung siapa yang teriakkan hinaan kepada Anies Baswedan.
"Jelas banget bukan dari supporter kami. Di sisi kiri adalah posisi supporter Pak Ganjar Mahfud. Malah jadi kebongkar kan supporter siapa yang teriak?" tulis Cheryl Tanzil.
Baca Juga: Pasca Debat Pilpres 2024, Prabowo Trending Topic Hari Ini: Prabowo vs Everybody
Prabowo Bereaksi Saat Anies Menyerang
Sebelumnya, pada debat panas berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada sesi ketiga debat Pilpres 2024. Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan sejak awal debat langsung terapkan strategi menyerang capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Salah satu serangan Anies ialah saat menyinggung soal lahan yang dimiliki Prabowo secara pribadi. Anies dalam paparan visi misi sempat singgung soal lahan milik Prabowo.
Capres nomor urut 1 itu kemudian kembali menyebut soal tahan milik Prabowo Subianto.
"Terima kasih, sebelum saya menjawab pertanyaan itu, saya mengklarifikasi tadi data yang meleset. Maaf Pak Prabowo, angkanya terlalu kecil, bukan 320 hektare tapi 340 ribu hektare, saya klarifikasi," kata Anies.
Prabowo pun kemudian menyelak pernyataan Anies. Prabowo meminta Anies untuk tidak mengutip data yang salah.
Tag
Berita Terkait
-
Pasca Debat Pilpres 2024, Prabowo Trending Topic Hari Ini: Prabowo vs Everybody
-
Prabowo vs Anies vs Ganjar: Debat Panas Soal Laut Cina Selatan, Begini Awal Mulanya
-
Di-Gas Anies Soal Lahan Pribadi, Reaksi Prabowo Jadi Viral: Kalo Bicara Fakta Gak Mungkin Dia Emosi!
-
Siti Rodiah Juru Bahasa Isyarat Debat Pilpres 2024 yang Viral: Ekspresif, Energic, Dia Pemenangnya!
-
Mereka Angkat Tangan Saat Prabowo Subianto Bicara di Debat Ketiga, PSI: Sangat Ganggu dan Tidak Etis!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT