SuaraJatim.id - Dukungan terhadap Presiden RI Joko Widodo terus mengalir. Kali ini datang dari kabupaten Tuban - Jawa Timur. Sebanyak 245 Kepala Desa menyatakan Log In dengan relawan Jawi Wetan.
Sebelumnya, para Kepala Desa dari Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan yang terlebih dulu menyatakan dukungannya, terhadap langkah-langkah Jokowi.
"Kegiatan ini kami lakukan dengan sukarela. Log In dengan Relawan Jawi Wetan merupakan pilihan yang tepat," ujar Suhadi, Koordinator paguyuban kepala desa.
Menurutnya, target awal ada 280 kepala desa yang menyatakan siap hadir, namun karena bersamaan kegiatan lain, hanya 245 kades yang hadir.
"30 orang ada kegiatan lain sisanya 5 orang ijin sakit. Tapi kami yakin mereka mendukung kita, termasuk memberikan dukungan kepada teman-teman kita yang berjuang di Jakarta agar revisi undang undang desa segera disahkan," kata Suhadi yang juga ketua Papdesi kabupaten Tuban.
Dijelaskan, acara Log In dengan Relawan Jawi Wetan merupakan bentuk rasa terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas upayanya dalam mengganggarkan dana desa. Dana desa tersebut telah membantu pemerataan pembangunan di pedesaan yang setiap tahun terus bertambah.
Selain itu, para kepala desa juga menyampaikan apresiasi atas program-program Presiden Jokowi, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan penanganan stunting. Program-program tersebut sangat membantu kehidupan masyarakat miskin di pedesaan.
"Terima kasih kepada Presiden Jokowi atas perhatiannya terhadap desa. Dana desa dan program-programnya sangat membantu pembangunan di pedesaan, maka ketika tahu relawan Jawi Wetan Pro Jokowi kita Log In aja, ya biar lebih diperhatikan," ungkapnya.
Suhadi menambahkan, para kepala desa di Kabupaten Tuban berkomitmen untuk mendukung Presiden Jokowi dalam melanjutkan program-programnya di tahun 2024. Mereka siap menjadi penyambung lidah Presiden Jokowi kepada masyarakat di desa.
Baca Juga: Viral Pemotor Nekat Terobos Iring-iringan Mobil Jokowi hingga Hampir Kena Tempeleng Polisi
"Kami terus mensosialisasikan program-program Presiden Jokowi kepada masyarakat di desa. Tentu saja kami terima dengan tangan terbuka. Ke depan kita bukan hanya saling mengisi tapi terus bahu membahu untuk mengawal dan meneruskan program program pak Presiden Jokowi," terangnya.
Sebelum para kades di Tuban, sebanyak 330 kades di Kabupaten Gresik juga Log In dengan relawan Jawi Wetan, disusul 231 kades di Kabupaten Lamongan dan terbaru 245 kades di Kabupaten Tuban juga melakukan hal yang sama.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Viral Pemotor Nekat Terobos Iring-iringan Mobil Jokowi hingga Hampir Kena Tempeleng Polisi
-
Pria Tuban Cuma Modal Sendok Buat Gasak 3 Komputer Puskesmas
-
Polemik Presiden Boleh Kampanye, Pakar HTN Kritik Keras Pernyataan Jokowi
-
Terkuak! Ini Kronologi Sepasang Kekasih Dikeroyok Massa Konvoi di Plumpang Tuban
-
Viral Anggota Perguruan Silat Bikin Ulah di Tuban, Sejoli Jadi Korban
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Kompas Abad Kedua: Gus Kikin Ingatkan Konstitusi Tertinggi Milik Nahdlatul Ulama bukan AD/ART
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung