SuaraJatim.id - Polresta Mojokerto mengungkap enam kasus premanisme yang biasa meresahkan masyarakat. Tujuh orang diamankan terkait kasus tersebut.
Kapolresta Mojokerto, AKBP Daniel S Marunduri mengatakan, ketujuh orang tersebut diamankan dalam operasi pekat yang dilakukan mulai tanggal 19 - 30 Maret 2024.
Totalnya ada 152 pelaku ini ditangkap dalam operasi pekat tersebut. Rinciannya, 18 tersangka bidang reserse dan kriminal, 20 tersangka tindak pidana narkoba, 114 tersangka bidang keamanan, dan 118 tersangka pelanggar lalu lintas.
“Jadi ini semua barang bukti yang ada adalah hasil dari operasi pekat yang kami laksanakan selama 12 hari. Barang bukti yang diamankan adalah 1.515 botol miras dan 108 knalpot dan 10 velg yang tidak sesuai standar dari unit lantas,” ujarnya dikutip dari TIMES Indonesia--jaringan Suara.com, Rabu (3/4/2024)
Selain premanisme, kasus yang terungkap lainnya yaitu perjudian online. Dua orang pelaku diamankan. Kemudian kasus tindak kejahatan pornografi.
Unite Reskrim Polresta Mojokerto juga mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) alias prostitusi. Seorang tersangka diamankan. Lalu kasus lainnya penyalahgunaan bahan peledak. Empat tersangka diamankan.
Kemudian 2 kasus pencurian motor berhasil diungkap, dengan tiga orang ditangkap. Sebanyak 11 barang bukti kendaraan roda dua.
Kasus narkoba, sebanyak 20 tersangka diamankan. Terdapat 12 kasus yang berhasil diungkap, dengan barang bukti berupa sabu-sabu seberat gr, dan pil double L sebanyak 2.805 butir.
Sedikitnya 114 orang dengan gangguan keamanan dan ketertiban diamankan. Lalu operasi tersebut juga disita sejumlah minuman keras (miras). Untuk kasus itu 38 penjual miras ilegal dan 76 pemabuk di tempat umum. Sebanyak 1.515 Botol miras diamankan.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Mojokerto dan Sekitarnya 31 Maret 2024
Tidak hanya itu, 118 tersangka pelaku pelanggar lalu lintas. Unit Lantas Polresta Mojokerto berhasil mengamankan 108 Knalpot dan 10 Ban/velg tidak sesuai standart.
“Kami harap dalam operasi ketupat nanti tidak ada tindak pidana yang menonjol, tidak ada kecelakaan, apalagi sampai ada korban yang sampai meninggal dunia,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani Lamongan: Teknologi & Inovasi Efektif-Efisien
-
Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi
-
Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan
-
Gunung Semeru 3 Kali Erupsi Hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Kilometer
-
Ibu, Sefril Nggak Bisa Pulang: Video Terakhir Atlet Panjat Tebing Sebelum Gugur di Badai Api Bromo