SuaraJatim.id - Persik Kediri masih diliputi suasana duka setelah kehilangan Marcelo Araujo. Fisioterapi asal Brasil itu baru saja meninggal dunia.
Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide tidak menampik kondisi tim saat ini sedang berduka. Namun, meminta anak asuhnya untuk bisa menjaga kondisi psikologi.
"Kami semua tentu kehilangan, tapi saya sudah berbicara kepada seluruh pemain, hidup harus terus berlanjut dan semua sudah sepakat akan memberikan yang terbaik di sisa musim ini," ujarnya dikutip dari laman PT LIB, Minggu (14/4/2024).
Persik Kediri dijadwalkan akan menghadapi Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada laga pekan ke-31 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion STIK Jakarta, Selasa (16/4).
Marcelo Rospide berharap anak asuhnya bisa meraih hasil maksimal untuk menjaga asa lolos ke babak Championship Series.
"Tentu kami tahu betapa pentingnya laga ini untuk tim tuan rumah, tapi kondisi ini bukan sesuatu yang kami inginkan, tetapi Persik pun punya kepentingan untuk meraih kemenangan agar terus menjaga asa lolos ke 4 besar. Jadi kami pastikan seluruh pemain akan berjuang maksimal, bermain disiplin dan efektif baik dalam bertahan maupun menyerang nantinya," katanya.
Peluang klub berjuluk Macan Putih itu masih terbuka lebar. Saat ini Persik Kediri berada di ke-6 klasemen sementara.
"Kami harus fokus kepada tim sendiri, secara klasemen memang terlihat Persik lebih unggul tetapi Bhayangkara FC tetap tim bagus dan punya materi yang baik. Jadi hasil akhir tetap akan ditentukan oleh siapa yang lebih bekerja keras nantinya," tandasnya.
Baca Juga: Persik Kediri Berduka, Kehilangan Sosok Sangat Berarti
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa
-
CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis
-
Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan