SuaraJatim.id - Warga Blitar digegerkan dengan video yang beredar mengenai keberadaan harimau di Jalur Lintas Selatan (JLS).
Belakangan, Polsek Wonotirto memastikan video dengan narasi keberadaan harimau tersebut ialah hoaks.
“Sudah kami pastikan bahwa itu adalah hoaxs, sang pengunggah video sudah kami mintai keterangan dan mengakui itu palsu atau tidak benar,” kata Kapolsek Wonotirto AKP Supriadi dikutip dari Beritajatim.com--partner Suara.com, Kamis (18/04/24).
Dia mengeklaim telah memintai keterangan sang pengunggah video tersebut atas nama Tulus Rianto, warga Dusun Krajan Rt 05 Rw 05 Desa Tambakrejo Kabupaten Blitar.
Berdasarkan keterangan yang didapatkan kepolisian diketahui bahwa video harimau tersebut bukan di JLS. Sang pengunggah mencomotnya dari media sosial yang berasal dari tempat lain.
Tulus sang pengunggah kemudian memberikan narasi jika harimau jawa itu muncul di JLS.
Supriadi menyebut tidak ada harimau di sepanjang JLS. Pihak kepolisian pun meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak percaya pada video yang beredar luas di masyarakat Blitar.
“Selama ini tidak pernah ada kemunculan harimau jawa di JLS Blitar,” imbuhnya.
Saat ini, Tulus yang merupakan pengunggah video masih dilakukan pemeriksaan oleh Unit Reskrim Polsek Wonotirto. Supriadi telah meminta kepadanya untuk memberikan klarifikasi.
Baca Juga: Gagal Mencuri, Maling Motor di Ponorogo Babak Belur Dihajar Warga
“Kami minta kepada pelaku agar memberikan klarifikasi kalau video itu hoaks,” tegasnya.
Sebelumnya dalam beberapa hari terakhir warga Blitar dan sekitarnya dihebohkan dengan video yang beredar luas di media sosial. Video tersebut menampilkan seekor harimau jawa dengan narasi di JLS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara