SuaraJatim.id - Nama Bayu Airlangga muncul dalam survei yang dilakukan lembaga Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) sebagai calon Wali Kota Surabaya.
Bahkan dalam survei itu, wakil ketua DPD Golkar Jatim ini dapat mendongkrak elektabilitas Eri Cahyadi ketika mereka dipasangkan.
Secara personal, elektabilitas Eri sebesar 46,2 persen. Namun, jika ia dipasangkan dengan Bayu Airlangga diprediksi bisa meningkat mencapai 51 persen.
Direktur ARCI Baihaki Sirajt mengatakan, nama Bayu Airlangga tidak hanya muncul sebagai bakal calon wakil wali kota saja. Akan juga di bakal calon Wali Kota Surabaya.
Kendati, kata dia, elektabilitas Bayu Airlangga sebagai calon wali kota masih kalah jauh dari Eri Cahyadi. "Elektabilitas Eri Cahyadi teratas. Sebagai petahana sudah di atas 40 persen," katanya, Kamis (25/4/2024).
Dalam survei ARCI, elektabilitas Eri Cahyadi berada di angka 46,2 persen. Kemudian Armuji 11,7 persen, Reni Astuti 9,2 persen, Bayu Airlangga 8,7 persen, dan Hendro Gunawan 7,1 persen.
Ada juga nama lain, seperti Musyafa' Rouf 4,2 persen, Lucy Kurniasari 4,1 persen, Adi Sutarwijono 2,7 persen, Cahyo Harjo 1,8 persen, Arif Fathoni 1,3 persen, Erik Komala 0,5 persen, serta Agus Mashuri 0,3 persen. Sedangkan 2,2 persen responden yang belum menentukan pilihan.
Tingginya elektabilitas Eri dipengaruhi faktor kepuasan warga Surabaya atas kinerja Eri selama hampir 4 tahun memimpin Kota Pahlawan. "Selain petahana, secara kepuasan, warga Surabaya 65 persen mengaku puas dengan kinerja Eri Cahyadi," jelasnya.
Sementara itu, dalam survei ARCI untuk bakal calon Wakil Wali Kota Surabaya ada Armuji berada di urutan teratas di angka 37,8 persen. Kemudian Reni Astuti 17,5 persen, Bayu Airlangga 14,4 persen, Musyafa' Rouf 8,5 persen, Cahyo Harjo 7,8 persen, Arif Fathoni 4,8 persen, Erik Komala 3,1 persen, Agus Mashuri 2,7 persen. Ada 3,4 persen responden belum menentukan pilihan.
Baca Juga: Jokowi dan Gibran Tak Hadir di Acara Penyerahan Penyematan Penghargaan Satyalancana
Menurutnya, nama Bayu Airlangga muncul disebabkan ada responden yang merupakan partisipan Golkar dan Demokrat. Sebab, sebelum berada di partai berlambang pohon beringin itu, Bayu pernah menjadi kader Demokrat.
“Saat ini Bayu belum memasang banner. Bisa jadi, ketika ia pasang banner atau baliho, elektabilitasnya bisa lebih tinggi dari sekarang,” terangnya
Survei ARCI dilakukan pada 15-21 April 2024. Survei ini dilakukan di 31 kecamatan. Total ada 1.200 responden, dengan tingkat margin of error di angka 2,8 persen dan tingkat kepercayaan di angka 95 persen.
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
BRI Umumkan Buyback Saham di Tengah Gejolak Pasar, Fokus Tingkatkan Nilai Pemegang Saham
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
BRI: Pertumbuhan DPK 11,40% Cerminkan Kepercayaan Publik yang Kuat