SuaraJatim.id - Seorang pria meninggal dunia usai menyawer seorang biduan di acara orkes musik dangdut di Desa Patenteng, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Momen tersebut sempat terekam video amatir yang diambil penonton. Video itu pun viral di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @funnelmedia.
Dalam video berdurasi dua menit itu awalnya terlihat suasana di acara orkes musik dangdut. Tampak beberapa orang naik ke atas panggung untuk menari bersama biduan.
Kemudian terlihat seorang pria mengenakan jaket abu-abu, celana pendek, serta peci hitam mendekati seorang biduan mengenakan pakaian berwarna kuning. Ia tampak memberikan beberapa lembar uang kertas.
Tak berapa lama, pria tersebut kemudian berjalan agak menjauh dari sang biduan. Tiba-tiba, pria tersebut terduduk jongkok dan tersungkur ke depan.
Beberapa orang kemudian mengecek keadaan pria tersebut. Mereka kemudian membopong sang pria turun dari panggung.
Diketahui, korban pingsan karena menderita lemah jantung sebelum akhirnya meninggal dunia.
Sejumlah warganet pun turut berkomentar pada unggahan tersebut. "Ya Allah semoga kita dimatikan dalam keadaan yang sebaik-baiknya," ujar public***.
"Menjadi pelajaran buat semuanya. Terutama yang ada di panggung itu dan penonton," kata f42h***.
Baca Juga: Pilu! Niat Tagih Cicilan, Pegawai FIF Dibacok Pria di Bangkalan
"Meninggal sesuai dengan kebiasaannya. Semoga kita semua meninggal dalam keadaan yang tidak meninggalkan fitnah," komen azizah***.
"Innalillahi, semoga kita semua dimatikan dalam keadaan husnul khatimah," ujar imam***.
"Serangan jantung tidak mengenal tempat dan waktu," kata paparo***.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Telah Dipulihkan