SuaraJatim.id - Suherman asal Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik jadi bulan-bulan warga Desa Gadung gegara masuk rumah orang tanpa permisi.
Usut punya usut, ternyata pria 42 tahun tersebut tak hanya masuk, tetapi juga mencuri. Dia menjadi bulan-bulanan warga dan wajahnya babak belur dimassa.
Kasus pencurian tersebut bermula saat pelaku bersama rekannya yang diketahui bernama Pehong mendatangi rumah korban dengan mengendarai motor berkeliling kampung.
Pelaku kemudian melihat ada kesempatan mencuri. Suherman akhirnya turun dari motor dan masuk ke dalam rumah salah satu warga di Desa Gadung. Sedangkan rekannya menunggu di atas motor.
Tanpa permisi, Suherman masuk ke dalam rumah dan mencuri laptop yang ada di atas meja. Namun aksinya tersebut tepergok oleh pemilik rumah usai melaksanakan salat.
Terkejut ada pemilik rumah, Suherman langsung berupaya lari. Korban yang berteriak mengundang perhatian warga. Mereka pun lantas berbondong-bondong mengejar pelaku.
Suherman tertangkap warga dan menjadi bulan-bulanan, sebelum akhirnya diserahkan kepada polisi.
Sementara itu, rekan tersangka kabur kendati telah dikejar warga.
“Sudah kami amankan beserta barang bukti. Kasus pencurian ini dikembangkan lagi mengingat ada satu tersangka kabur saat hendak ditangkap,” ujar Kapolsek Driyorejo AKP Musihram dilansir dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Jumat (26/7/2024).
Baca Juga: Pilu! Eks Gresik United Patah Kaki Usai Ikut Tarkam
Kepada polisi, Suherman mengaku aksi pencurian ini atas perintah rekannya bernama Pehong. Temannya tersebut juga yang merancang mencuri laptop.
“Saya cuma disuruh saja, dan baru pertama kali mencuri. Hasil dari aksi ini dibuat berfoya-foya,” katanya tertunduk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Kisah Pilu Anak Kembar di Surabaya yang Diperkosa Ayah Sambung Selama Bertahun-tahun
-
Begal yang Hantam Driver Ojol Pakai Pipa Besi di Gresik Diringkus di Surabaya
-
Sindikat Penipu Lansia di Bojonegoro Terbongkar: Menjual Mimpi Haji dan Bansos
-
Kecelakaan Fatal Merenggut Nyawa Turis Asing di Jalur Wisata Pasuruan
-
Babak Akhir Siwalan Party: Hukuman untuk 25 Terdakwa Pesta Gay Surabaya