SuaraJatim.id - Ledakan dahsyat hancurkan rumah Mulyono (64), warga Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada Kamis (8/8/2024) pukul 19.30 WIB.
Diketahui ledakan tersebut berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram yang meledak. Akibatnya, dinding rumah bagian dapur hancur. Sedangkan sang pemilik rumah mengalami luka cukup parah.
Kapolsek Nongkojajar, AKO Supriyanto membenarkan kejadian tersebut. “Kami telah mendapati laporan oleh warga karena telah terjadi ledakan tabung gas LPG 3 kilogram," ujarnya dikutip dari BeritaJatim--partner Suara.com.
Pemilik rumah mengalami luka bakar sekitar 40 persen dan rumahnya rusak.
Kronologi kejadian bermula saat korban membeli tabung gas di sebuah toko kelontong dekat rumahnya. Kemudan memasangnya pada kompor yang ada di rumahnya.
Saat akan dipasang, korban mengetahui tabung gas yang dibelinya bocor, sehingga mengembalikan ke toko untuk ditukar baru.
Namun, tabung gas keduanya kembali bocor. Korban yang berniat mengeceknya mencoba menyalakan kompor.
Tanpa disadari, percikan api dari kompor menyambar gas yang bocor. Ledakan pun terjadi. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.
“Kemudian korban kami evakuasi dan langsung dilarikan ke Puskesmas Ningkojajar. Namun, korban yang mengalami luka serius akhirnya dirujuk di RSUD Lawang untuk mendaoatkan oerawatan intensif,” katanya.
Baca Juga: Gunung Bromo Terbakar Lagi, Pohon Pinus Hingga Edelweis Hangus
Akibat kejadian ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu buah LPG yang meledak dan jaket korban yang terbakar. Sementara kerugian material akibat ledakan LOG ini berkisar Rp20 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya