SuaraJatim.id - Seorang guru ngaji berinisial SLM (45), warga Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan, Probolinggo ditangkap polisi usai diduga mencabuli muridnya.
Pelaku ditangkap dalam pelariannya di Nusa Penida, Bali. Tim gabungan Polres Probolinggo dan Polsek Nusa Penida menangkap pelaku.
Kasus tersebut terbongkar setelah korban yang masih berusia 8 tahun menceritakan kejadian pencabulan oleh guru ngajinya.
Awalnya, korban menelepon orang tuanya yang berada di Surabaya, mengaku tak mau lagi mengaji di tempat pelaku.
Orang tua korban yang heran lantas menanyakan alasannya. Alangkah terkejutnya ternyata selama ini anaknya tersebut telah mendapat perlakukan tak senonoh dari pelaku.
Korban menceritakan bahwa setelah kegiatan mengaji, pelaku seringkali menahannya dan melakukan perbuatan cabul. Orang tua korban kemudian melaporkannya ke Polres Probolinggo.
Kasat Reskrim AKP Putra Adi Fajar Winarsa mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut kemudian menyelidiki keberadaan pelaku. Berdasarkan hasil penelusuran ditemukan di Nusa Penida, Bali.
Putra Adi menegaskan masih mendalami kasus tersebut, termasuk menyelidiki kemungkinan adanya korban lainnya.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk selalu waspada dan memperhatikan perilaku anak-anaknya. Jika menemukan adanya indikasi pencabulan, segera laporkan ke pihak berwajib,” ujar AKP Putra dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Selasa (27/8/2024).
Putra memastikan, korban saat ini sudah diberikan pendampingan psikologis kepada korban untuk memulihkan trauma yang dialaminya.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut di Bromo yang Tewaskan 2 Orang, Ini Daftarnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pekerja Tewas di Lereng Gunung Baung: Ketika Pohon yang Ditebang Menimpa Diri Sendiri
-
Terjepit Bus Santri, Dua Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Beruntun Suramadu
-
SIMANTAP! Tak Perlu Izin Kerja, Warga Sidoarjo Kini Bisa Urus SIM Sambil Menikmati Angin Malam
-
Kesaksian Kepsek SMP PGRI Sukodono Lumajang tentang Kematian Siswanya Akibat Bullying
-
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif