SuaraJatim.id - Entah apa yang ada dipikiran seorang ayah berinisial N (40). Dia tega menghancurkan masa depan dengan mencabuli dan menyetubuhi anak tirinya yang masih berusia 17 tahun.
Kejadian telah berlangsung tiga tahun, sejak 2021 dan baru terbongkar. Pelaku dilaporkan keluarga korban.
Wakapolres Sumenep, Kompol Trie Sis Biantoro mengatakan, korban telah dicabuli pelaku sejak masih duduk di bangku sekolah menangah pertama (SMP). “Ia (korban) dipaksa dan diancam oleh ayah tirinya, agar bersedia melayani nafsunya,” katanya dilansir dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Senin (12/08/2024).
Peristiwa pencabulan tersebut bermula saat korban tidur bertiga bersama ibu kandung dan ayah tirinya. Pelaku kemudian memaksa anak gadisnya itu untuk melayani nafsu bejatnya.
“Ayah tiri korban ini kemudian mengancam akan membunuh korban kalau tidak mau melayaninya," katanya.
Kejadian tersebut terus berulang selama 3 tahun di dua tempat, yakni di rumah dan tempat kos yang ditinggali. Termasuk di rumah ibu kandung korban di Jalan Pahlawan, Sumenep.
Mendapat perlakuan ayah tirinya terus menerus, korban akhirnya tidak tahan dan menceritakannya ke ibu kandungnya. Mendengar itu sang ibu marah besar dan melaporkannya ke Polres Sumenep.
Trie Sis mengungkapkan, korban trauma berat akibat berkali-kali diminta melayani nafsu bejar ayah tirinya. “Saat diperiksa, pelaku mengakui telah melakukan pencabulan dan persetubuhan dengan anak tirinya. Tapi dia lupa sudah berapa kali melakukan itu sejak 2021,” ujarnya.
Pelaku ini terancam melanggar Pasal 81 ayat (3),(1) dan/atau Pasal 82 ayat (2),(1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara, ditambah sepertiga dari ancaman pidana jika dilakukan oleh orang tua atau wali.
Baca Juga: Cemburu Buta! Suami di Sumenep Bunuh Seorang Pria Usai Lihat Isi Handphone Istrinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi