SuaraJatim.id - Berbagai unsur masyarakat, baik itu TNI, Polri, ASN, Ormas dan Pramuka, bersatu dalam Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024, yang diselenggarakan di Taman Makam Pahlawan Sepuluh Nopember, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (10/11/2024) dini hari.
Peringatan ini dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, sebagai Inspektur Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS).
Di TMP Sepuluh Nopember ini terdapat 3.953 makam pahlawan dari unsur TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil, pejuang serta 53 makam yang tidak dikenal namanya.
Sejalan dengan tema peringatan Hari Pahlawan tahun ini, yaitu "Teladani Pahlawanmu dan Cintai Negerimu", Pj. Gubernur Adhy mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan bangsa. Caranya dengan melakukan hal-hal positif, mengukir prestasi hingga berinovasi.
"Yang jelas berikan kontribusi, inovasi dan sumbang untuk kemajuan dari negeri kita," ujarnya.
Adhy menambahkan, inovasi-inovasi yang tercipta adalah bagian dari upaya untuk menjawab segala tantangan masa kini. Tidak dimungkiri, berbagai tantangan global saat ini menuntut negeri ini mampu menjawabnya agar tetap kukuh berdiri.
"Dari tahun ke tahun akan berbeda tantangannya, kalau dulu merebut kemerdekaan, maka tahun ini kita berusaha mengisi kemerdekaan dengan segala sesuatu yang lebih baik," katanya.
Lebih lanjut Adhy juga menjelaskan, langkah tersebut dapat diawali dengan menelusuri jejak perjuangan para pahlawan dan memahami arti perjuangannya. Kemudian meneladani dengan memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa.
"Kita menelusuri kembali apa yang sudah diperbuat dari sisi pola pikir, konsep kemudian perjuangan dari para pahlawan yang telah gugur mempertahankan dan merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia," terangnya.
Baca Juga: Optimal dalam Layanan Kesehatan, RSUD Dr. Soetomo Raih Paramakarya Dharmartha Husada
"Mereka punya niat yang sangat mulia, niat yang tulus," imbuhnya menegaskan.
Oleh karena itu, Pj. Gubernur Adhy meminta, saat ini yang harus dibangun adalah bagaimana bisa mengikuti jejak keteladanan, perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, dengan mampu menjawab berbagai tantangan dunia yang semakin komplek.
"Melanjutkan mempertahankan kemerdekaan dengan membuat negeri kita lebih sejahtera lebih maju lebih mendunia," tegasnya.
Selain itu, Adhy pun berpesan agar masyarakat utamanya para generasi muda tidak melupakan sejarah bangsa. Mereka juga diharapkan untuk bisa mengambil hikmah dari perjuangan para pahlawan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
"Jangan lupa sejarah perjuangan bangsa kita dan pahami teladani apa yang sudah mereka perbuat dari pikiran-pikiran mereka untuk bisa kita implementasikan dalam dunia nyata," pesannya.
Berita Terkait
-
Pertumbuhan Ekonomi Jatim TW III-2024 Tertinggi di Pulau Jawa, Tumbuh 1,72 Persen q-to-q
-
Pj. Gubernur Jatim Harap DPD Gerkatin Jadi Jembatan Pemenuhan Kebutuhan Kaum Tuna Rungu
-
Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan Bhumandala Award
-
Berhasil Bangun Ketangguhan Bencana, IRB Jatim Konsisten Turun 36,23 Poin di Lima Tahun Terakhir
-
Transformasi Digital Jadikan Reformasi Birokrasi Pemprov Jatim Berjalan Lincah dan Akuntabel
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun