SuaraJatim.id - Polisi turun tangan melakukan penyelidikan terkait kasus kisruh di depan SMA Kristen Gloria 2 Surabaya.
Kasus tersebut sempat viral di media sosial. Dalam unggahan yang tersebar terlihat seorang pria meminta siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya untuk bersujud dan menggonggong.
Kasi Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, sejauh ini sudah ada 8 orang saksi sudah diperiksa, termasuk seorang wali murid teradu berinisial IV.
“Kita juga sudah melakukan pemeriksaan kepada saudara ‘IV’. Kemudian juga kepada ke dua belah pihak orang tua, juga sudah diperiksa. Guru-guru sudah diperiksa. Kurang lebih ada sekitar 8 orang yang sudah diperiksa pada tanggal 22 dan sampai sekarang,” Kata Dirmanto dilansir dari BeritaJatim--partner Suara.com, Rabu (13/11/2024).
Tidak menutup kemungkinan akan ada saksi yang akan diperiksa lagi dalam kasus tersebut.
Dia mengungkapkan polisi sedang melakukan pendekatan untuk mengungkap kasus tersebut. “Kemungkinan nanti masih ada beberapa (saksi) yang kita lakukan pemeriksaan dan mungkin juga beberapa ahli akan kita panggil (libatkan),” katanya.
Polisi sedang mempertimbangkan penegakan hukum atas asas ‘ultimum remedium’ atau penggunaan hukum pidana sebagai sebuah jalan terakhir.
“Kita ketahui bersama dalam penegakan hukum ada asas yang bernama ultimum remedium, apalagi ini sekali lagi menyangkut anak. Ultimum remedium itu kita ke depankan bahwa, penegakan hukum ini merupakan langkah terakhir seandainya kedua belah pihak ini terus berseteru,” kata Dirmanto.
Dirmanto memastikan terus melakukan pendalaman-pendalaman atas peristiwa yang sedang viral tersebut.
Baca Juga: Viral Pelajar Disuruh Menggonggong, Orang Tua Siswa SMAK Gloria 2 Surabaya Angkat Bicara
“Kita saat ini terus melakukan pendalaman-pendalaman terkait dengan peristiwa, konstruksi hukumnya nanti seperti apa, kontruksi peristiwa ini seperti apa, sehingga nanti kita bisa melakukan langkah-langkah berikutnya,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Siasat Lemparan 920 Butir Dobel L ke Lapas Blitar Gagal Total
-
Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi
-
Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas