SuaraJatim.id - Libur natal dan tahun baru (Nataru) telah tiba. Pergerakan masyarakat menuju kampung halaman ataupun destinasi wisata sudah terjadi. Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim pun melakukan antisipasi kemacetan arus lalu lintas di libur Nataru ini.
Salah satunya dengan melakukan penyudetan khusus truk logistik yang akan bergerak menuju pelabuhan. Khususnya pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Pelabuhan itu selalu menjadi titik utama kemacetan setiap libur Nataru.
Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono mengatakan, penyudetan yang dilakukan ini merujuk pada pengalaman pada momen libur Nataru sebelumnya. Karena akhir tahun lalu kemacetan terjadi sepanjang 17 kilometer (km) di sana.
“Kami harap antrean masuk ke Pelabuhan Ketapang tidak panjang. Sebelumnya itu macetnya bisa sampai Baluran. Kemacetan ini terjadi karena aktivitas di pelabuhan itu meningkat saat Nataru,” kata Nyono saat dihubungi, Selasa (23/12/2024).
Nyono mengakui, masa liburan ini banyak pemudik yang masuk maupun keluar Jatim melalui Pelabuhan Ketapang. Sehingga, truk logistik untuk sementara waktu diminta tidak melintas.
Instruksi itu sesuai SKB empat menteri yang memberlakukan pembatasan pada 20 - 24 Desember 2024, dan 26 Desember-1 Januari 2025. Untuk itu, truk-truk logistik yang akan melintas akan dialihkan ke Pelabuhan Jangkar dan masuk melalui Pelabuhan Tanjung Wangi.
“Ada beberapa kantong parkir di Bulusan. Mulai di Sri Tanjung dan ada kantong parkir di lapangan bola sekitar Pelabuhan Ketapang. Hal itu dilakukan agar antrian masuk ke ketapang tidak panjang,” katanya.
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Baca Juga: Banyuwangi Dikepung Banjir, Wilayah Selatan Paling Parah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep