SuaraJatim.id - Banjir menggenangi sejumlah desa di Sidoarjo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat, sedikitnya ada empat desa terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo Mustain merinci, keempat desa yang terendam banjir ialah Bungurasih di Kecamatan Waru, serta tiga lagi di Kecamatan Taman, yakni Kletek, Kramatjegu, dan Ketegan.
Banjir menggenangi empat desa setelah hujan mengguyur sejak Rabu (15/1/2025) dini hari.
Ketinggian air yang menggenangi empat desa bervariasi. Di Desa Bungurasih di beberapa titik mencapai 25 centimeter. Sedangkan Desa Kramatjegu dan Ketegan antara 12 hingga 20 centimeter.
Camat Waru Nawari mengatakan, banjir di wilayahnya karena hujan mengguyur sejak Selasa (14/1/2025). Curah hujan yang cukup tinggi membuat debit Sungai Sinir dan Buntung meluap.
Luberan itu yang kemudian menggenangi beberapa titik di Kecamatan Waru, terutama wilayah rendah. "Desa Bungurasih memang areanya rendah sehingga menjadi tempat berkumpulnya air dari Sungai Sinir dan Sungai Buntung yang meluber," kata Nawari.
Nawari menilai perlu ada penanganan terhadap dua sungai itu. Dia mengusulkan adanya normalisasi untuk mencegah banjir terulang lagi.
Selain itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Waru untuk terus aktif menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian mengikuti kerja bakti yang diadakan masyarakat.
"Langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah ke sungai agar aliran sungai tidak terganggu sehingga dapat meminimalisir risiko banjir," kata Nawari. [Antara]
Baca Juga: Banjir Bandang di Gunungsari Bondowoso, Air Bah Bercampur Lumpur Terjang Rumah Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026
-
Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
-
Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan