SuaraJatim.id - Jasad misterius gegerkan warga Pantai Camplong, Sampang pada Kamis (16/1/2025). Tidak ada identitas yang melekat pada mayat tersebut.
Hingga Sabtu (18/01/2025) proses identifikasi belum berhasil mengungkap teka-teki sosok di balik jasad tersebut.
Pihak rumah sakit akhirnya memutuskan untuk menguburkannya di pemakaman Kekkekek Jalan Pajudan.
"Sebelumya sudah berkoordinasi dengan kasat Polairud, Polres, TNI, BPBD dan Basarnas terkait mayat yang pihaknya terima pada Kamis (16/1/2025). Namun mereka masih belum menerima laporan atau konfirmasi baik dari pihak keluarga Mr x maupun dari pihak manapun," ujar Humas RSMZ Amin Jakfar dikutip dari Ketik.co.id--partner Suara.com, Minggu (19/1/2025).
Dia mengatakan, pemakaman tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang diterapkan.
"Sesuai dengan prosedur kalau sudah tiga hari harus dikuburkan," tegasnya.
Jakfar mengungkapkan, proses identifikasi jasad Mr X sulit dilakukan karena kondisinya yang bengkak.
Sidik jari sudah tidak dapat dibaca lagi, meskipun sudah dilakukan proses pemeriksaan visum luar.
"Dulu pernah ada jasad masih bisa identifikasi dan terdeteksi di aplikasi, kami langsung menghubungi Kepala desanya tapi untuk jasad yang ini tidak bisa karena sudah bengkak," katanya.
Baca Juga: Niat ke Sawah Berubah Jadi Mimpi Buruk, Romdoni Temukan Mayat di Hutan Madiun
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit